Minggu, 28 Juni 2026

Anggaran Sepatu Sekolah Rakyat Rp27,5 Miliar, Dugaan Mark Up hingga Empat Kali Lipat Mencuat

Photo Author
Qorry 'Aina Damayanti, Sketsa Nusantara
- Selasa, 5 Mei 2026 | 12:00 WIB
Dugaan mark up harga sepatu (Twitter @regar_op0sisi)
Dugaan mark up harga sepatu (Twitter @regar_op0sisi)

SketsaNusantara.id - Anggaran pengadaan barang oleh pemerintah kembali menjadi sorotan publik.

Kali ini, muncul dugaan adanya praktik mark up harga dengan selisih yang cukup jauh dari harga aslinya.

Dugaan ini mengarah pada proyek pengadaan dalam program Sepatu Sekolah Rakyat yang digagas oleh Kementerian Sosial (Kemensos).

Baca Juga: Viral Pengakuan Mantan Akuntan SPPG yang Bongkar Kecurangan Mark Up Anggaran MBG, Ternyata Begini Skenarionya

Seperti dilansir dari akun X @regar_op0sisi, Menteri Sosial Saifullah Yusuf bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terlihat tengah memakaikan sepatu kepada para siswa dalam sebuah kegiatan.

Dalam potret yang dibagikan tersebut, model sepatu yang dibagikan tampak jelas.

Disebutkan bahwa total anggaran pengadaan sepatu dalam program tersebut mencapai sekitar Rp27,5 miliar, dengan harga per pasang sepatu ditaksir sekitar Rp700 ribu.

Baca Juga: Kronologi Kasus Dugaan Mark Up Harga Wakaf Al Quran yang Menyeret Taqy Malik, Sempat Dikejar Polisi Arab Saudi?

"Biar klen tau.... Inilah model sepatu dgn harga 700.000/pasang," tulis akun tersebut.

Namun, sejumlah warganet menilai terdapat kejanggalan pada harga tersebut.

Salah satu warganet bahkan membagikan tangkapan layar dari platform e-commerce yang menunjukkan sepatu dengan model serupa dijual seharga sekitar Rp180 ribu.

Baca Juga: Mahfud MD Sentil KPK Usai Diminta Bikin Laporan Soal Dugaan Mark Up Whoosh, Eks Menko Polhukam: Agak Aneh

Temuan ini kemudian memicu dugaan bahwa harga sepatu dalam program tersebut mengalami mark up hingga beberapa kali lipat dari harga pasaran.

"lah, dulu sepatu sekolah ku segituan, knp bisa 700k deh," komentar netizen.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Twitter

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X