SketsaNusantara.id - Ikan Sapu-sapu belakangan ramai jadi bahan perbincangan usai pemerintah Provinsi DKI Jakarta menginstruksikan penangkapannya secara massal.
Populasi ikan yang berasal dari Amerika Selatan ini mendominasi biota Sungai Ciliwung hingga 90 persen.
Hal tersebut membuat pemerintah setempat khawatir hingga mengeluarkan arahan penangkapan Ikan Sapu-sapu secara besar-besaran.
Ikan Sapu-sapu ini dikenal sebagai hewan yang memakan segalanya, mulai dari alga hingga sisa organik di perairan.
Tak hanya itu, ikan Sapu-sapu juga mampu bertahan di perairan yang tercemar limbah sekali pun.
Itu juga yang menjadi salah satu penyebab populasi ikan Sapu-sapu kian meledak, khususnya di Sungai Ciliwung.
Ikan Sapu-sapu dijuluki ikan pembersih karena bentuk mulutnya yang menyerupai alat penyedot dan digunakan untuk mengonsumsi apa saja, termasuk sisa kotoran di dasar perairan.
Itu sebabnya, ikan Sapu-sapu juga kerap digunakan untuk membantu membersihkan lingkungan, khususnya akuarium hias.
Namun rupanya, di balik itu semua ikan Sapu-sapu juga menyimpan bahaya bagi lingkungan loh!.
Hal tersebut disampaikan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan lewat akun Instagramnya @kkpgoid pada tanggal 17 April 2026.
Artikel Terkait
Rekrutmen Resmi Dibuka, Ternyata Segini Besaran Gaji Manajer Kopdes Merah Putih yang Berstatus Pegawai BUMN, Anggarannya Diambil dari Mana?
Tak Sekadar Teori, Prasmada Jember Latih Anggota Muda Kuasai Pertolongan Pertama dan Jiwa Kepemimpinan dalam Sehari
Heboh Video Siswa Acungkan Jari Tengah ke Guru, SMAN 1 Purwakarta Disorot, Ini Respons Gubernur Jawa Barat
Mulai Ramai Pengunjung, Air Terjun Watu Ondo di Tempurejo, Jember Mulai Dipenuhi Sampah
Geger! Unggahan di Threads Sebut Feby Belinda, Istri Ahmad Sahroni Diduga Berselingkuh dengan Drummer Band era 90-an