Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok menanggapi dugaan aksi penguburan ikan sapu-sapu dalam kondisi masih hidup.
Dalam keterangannya, Hasudungan menegaskan. bahwa hasil penangkapan masal tersebut dikubur dalam kondisi mati.
“Hasil tangkapan ikan dikubur kondisi mati,” ujarnya.
Ia menambahkan, ikan-ikan tersebut dikubur secara higienis di tempat yang sudah ditentukan agar tidak diperjualbelikan atau kembali ke perairan.
Hasudungan juga mengungkapkan, dari 6,9 ton ikan sapu-sapu, 1 ton yang berasal dari Setu Babakan dibawa ke Balai Riset Budidaya Ikan Hias sebagai bahan penelitian.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Rekrutmen Manajer Koperasi Merah Putih Dibuka, Ini Kisaran Gaji dan Persyaratannya
Harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex Resmi Naik 18 April 2026, Ini Rinciannya
Rekrutmen Resmi Dibuka, Ternyata Segini Besaran Gaji Manajer Kopdes Merah Putih yang Berstatus Pegawai BUMN, Anggarannya Diambil dari Mana?
Dari Antrean Panjang hingga 75 Kantong Darah, NU Rambipuji Gelar Donor Sukarela dengan Antusiasme Warga Tinggi
Heboh Video Siswa Acungkan Jari Tengah ke Guru, SMAN 1 Purwakarta Disorot, Ini Respons Gubernur Jawa Barat
Mulai Ramai Pengunjung, Air Terjun Watu Ondo di Tempurejo, Jember Mulai Dipenuhi Sampah