SketsaNusantara.id – Kabupaten Jember kembali mengukir prestasi gemilang di tingkat Provinsi Jawa Timur.
Dibawah manajemen pengelolaan keuangan yang progresif, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Jember dilaporkan mengalami kenaikan yang signifikan.
Seperti dikutip dari akun Instagram @jember24jam_, Bupati Jember Gus Fawait mengumumkan bahwa PAD Jember berhasil menembus angka Rp 1,024 Triliun.
Pada tahun sebelumnya, PAD Jember berada di angka Rp 774 Miliar kini menyentuh angka Rp 1 Triliun
Dengan demikian, PAD Jember mengalami lonjakan signifikan sebesar 32,36 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Menariknya, kenaikan fantastis ini diraih tanpa mengambil kebijakan menaikkan tarif pajak maupun retribusi daerah.
Hal ini dinilai sebagai sebuah langkah yang dinilai sangat berpihak pada pemulihan ekonomi masyarakat.
Capaian rekor di Jawa Timur ini menjadi bukti bahwa optimalisasi potensi lokal dan efisiensi birokrasi mampu mendongkrak pundi-pendapatan daerah.
Pemerintah Kabupaten Jember memilih strategi perluasan basis pajak dan peningkatan pelayanan melalui digitalisasi, alih-alih menaikkan beban pajak kepada warga.
Untuk itu, Gus Fawait menyatakan bahwa kenaikan 32,36 persen ini adalah hasil dari kerja keras seluruh pihak dalam menggali potensi PAD dari sektor-sektor yang selama ini belum tergarap maksimal.
Ini sesuai dengan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan pendapatan daerah tanpa harus memberatkan masyarakat dengan kenaikan pajak.
Artikel Terkait
PAD Jember Tumbuh 36 Persen, Gus Fawait: Jadi Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Tapal Kuda
Urai Kemacetan di Puger, Pemkab Jember Perpanjang Durasi Operasional Truk Tambang
Jember Ditarget Jadi Lumbung Pangan Nasional, Gus Fawait Fokuskan Anggaran pada Produktivitas Lahan
Program Bunga Desaku Bantu Pendonor Tepat Waktu, PMI Jember Hadirkan Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis
No Ribet dan No Antri! Cek Jadwal SIM Keliling Jember April 2026 di 5 Lokasi Strategis Ini