SketsaNusantara.id - Presiden RI, Prabowo Subianto menanggapi kritik masyarakat yang menilai kinerja pemerintah saat ini belum memuaskan.
Dalam rapat kerja bersama Kabinet Merah Putih yang digelar di Istana Negara Jakarta, pada hari Rabu, 8 April 2026, Ketua Umum Partai Gerindra itu menegaskan bahwa kritik merupakan hal yang wajar dalam sistem demokrasi.
Menurutnya, apabila masyarakat merasa pemerintah tidak bekerja dengan baik, maka pergantian kepemimpinan dapat dilakukan melalui mekanisme yang telah diatur secara konstitusional.
"Kalau ada pemerintah yang dinilai tidak baik, ya diganti. Itu ada mekanismenya, dengan baik dan damai," katanya dikutip SketsaNusantara.id dari video yang diunggah di kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Presiden menjelaskan bahwa pergantian kepemimpinan bisa dilakukan melalui pemilu maupun mekanisme pemakzulan (impeachment).
Prabowo tak mempermasalahkan jika nantinya ada pemakzulan di rea kepemimpinannya, namun dengan tetap mengikuti jalur resmi seperti melalui DPR, MPR, hingga Mahkamah Konstitusi.
"Penggantian ini bisa melalui pemilu, bisa juga melalui impeachmet, tapi semua itu ada salurannya, bisa melalui DPR, MPR, MK. Tidak masalah," tuturnya.
Dalam taklimat yang disampaikannya, Presiden juga menyinggung sejarah pergantian kepemimpinan di Indonesia yang dinilainya berlangsung secara damai.
Presiden juga mengajak masyarakat untuk tetap percaya pada sistem demokrasi yang telah dibangun oleh para pendiri bangsa.
"Dalam sejarah kita, Bung Karno turun dengan damai, Pak Harto turun dengan damai, Gus Dur pun turun dengan damai. Semuanya melalui proses, tidak melalui kekerasan," ujarnya.
"Jadi, saudara-saudara percayalah kepada sistem yang telah dibangun pendiri-pendiri bangsa kita," pesan Prabowo.
Lebih lanjut, Prabowo menegaskan bahwa kritik dari masyarakat peda pemerintah menjadi hal yang wajar. Namun sebaiknya bersifat membangun dan tidak menghambat proses pembangunan.
Artikel Terkait
Yel-Yel Pelajar Sekolah Rakyat Sambut Prabowo dan Harapan Pendidikan Gratis Nasional
Kisah Penarik Becak Lansia Trenggalek Terima Becak Listrik dari Prabowo, Puluhan Tahun Bertahan Hidup dari Jalanan Kota
Felix Siauw Pertanyakan Konsep Prabowo Jadi Mediator Israel-AS vs Iran, Singgung Board of Peace hingga Desak Indonesia Mundur dari Dewan Keamanan
Prabowo Bertemu Menteri Keamanan Tiongkok di Istana Negara, Bahas Stabilitas Kawasan hingga Kerja Sama Strategis Indonesia-RRT
Tulis Pesan Terbuka untuk Prabowo Subianto, Siswa SMK di Kudus Sampaikan Penolakan Terima Jatah MBG, Minta Dialihkan untuk Tunjangan Guru