Kamis, 4 Juni 2026

Profil Mojtaba Khamenei, Pengganti Ayatollah Ali Khamenei Sebagai Pemimpin Iran yang Ditentang Donald Trump

Photo Author
- Selasa, 10 Maret 2026 | 11:30 WIB
Potret Mojtaba Khamenei, pemimpin tertinggi baru Iran  (X @_GlobeObserver)
Potret Mojtaba Khamenei, pemimpin tertinggi baru Iran (X @_GlobeObserver)

 

SketsaNusantara.id - Dunia internasional kini tertuju pada Teheran. Setelah kematian Ayatollah Ali Khamenei, Majelis Ahli (Assembly of Experts) secara resmi mengumumkan pemimpin baru pengganti Ali Khamenei.

Ia adalah Ayatollah Seyyed Mojtaba Hosseini Khamenei atau Mojtaba Khamenei, putra Ali Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang ketiga menggantikan sang ayah.

Penunjukan ini menandai era baru sekaligus kontroversial dalam sejarah Republik Islam, mengingat transisi kekuasaan ini dianggap bersifat herediter (turun-temurun), sesuatu yang dahulu ditentang oleh revolusi 1979.

Baca Juga: Presiden Prabowo Sampaikan Surat Dukacita atas Wafatnya Ayatollah Ali Khamenei

Mojtaba Khamenei resmi ditunjuk sebagai pemimpin tertinggi Iran pada Senin, 9 Maret 2026, kurang 2 minggu setelah Ali Khamenei wafat setelah serangan Israel yang kemudian memicu eskalasi besar dalam konflik kawasan.

Penunjukkannya disambut bahagia oleh para pendukungnya, mereka turun ke jalan untuk merayakan sebab sebelum Ali Khamenei wafat, Mojtaba sudah dipersiapkan untuk menggantikan Ayatollah Ali Khamenei sebagai pemimpin tertinggi Iran yang baru.

Lalu siapa sebetulnya sosok Mojtaba Khamenei dan bagaimana sepak terjangnya hingga Amerika menolaknya sebagai pengganti Ali Khamenei?

Baca Juga: Pidato Terakhir Ali Khamenei Sebelum Gugur Diserang AS-Israel Viral, Soroti Trump dan Sebut Kekaisaran Amerika Menuju Kehancuran

Dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV, Mojtaba Khamenei Lahir pada 8 September 1969 di Mashhad, sebagai putra kedua dari Ali Khamenei. 

Ia tumbuh di tengah dinamika revolusi Islam dan perang di Iran. Pendidikan awalnya ditempuh di Teheran, di Sekolah Alavi yang dikenal sebagai kawah candradimuka bagi elite religius Iran.

Khamenei muda tumbuh dewasa saat ayahnya melakukan agitasi melawan Syah Muhammad Reza Pahlevi dari Iran.

Baca Juga: Menyusul Meninggalnya Pemimpin Revolusi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, Iran Tutup Selat Hormuz, Apa Dampaknya bagi Dunia?

Untuk memenuhi syarat konstitusional sebagai Pemimpin Tertinggi, Mojtaba menempuh studi agama di Qom mulai tahun 1999. 

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: YouTube KOMPASTV

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X