SketsaNusantara.id – Bupati Jember, Muhammad Fawait, yang akrab disapa Gus Fawait, memberikan penekanan khusus terhadap keberlangsungan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Jember.
Gus Fawait menegaskan bahwa evaluasi berkala menjadi kunci utama agar manfaat program ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat secara luas.
Gus Fawait mengakui bahwa meskipun MBG merupakan program yang luar biasa bagi peningkatan gizi generasi penerus bangsa, dalam perjalanannya masih ditemukan beberapa kendala teknis yang perlu segera dibenahi.
Baca Juga: Sidak Menu Makan Bergizi Gratis di Jalan Batu Raden, Pemkab Jember Beri Teguran Keras
"Program ini sangat luar biasa, namun tentu ada kekurangan yang harus kita perbaiki bersama-sama. Melalui Satgas, Pemerintah Kabupaten akan terus mengawal agar implementasinya semakin baik dari waktu ke waktu," ujar Gus Fawait.
Dia meyakini bahwa keberhasilan program MBG tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan anak, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di Jember.
Program ini melibatkan berbagai sektor mulai dari penyediaan lapangan kerja, penguatan UMKM, hingga penyerapan hasil pertanian lokal.
Baca Juga: Jamin Stabilitas Harga saat Ramadan, Pemkab Jember Gelar Operasi Pasar
Mengacu pada insiden kurang menyenangkan yang sempat terjadi di Jember beberapa waktu lalu terkait pelaksanaan program serupa, Gus Fawait meminta seluruh pihak untuk tidak saling menyalahkan dan mengajak semua elemen untuk duduk bersama dalam satu visi.
"Saya berharap kejadian kemarin tidak terulang lagi. Itulah alasan mengapa para Satuan Pelaksana MBG (SPMBG) dikumpulkan hari ini bersama Satgas. Kita perlu menyamakan persepsi bahwa ini adalah tanggung jawab kolektif kita semua," imbuhnya.
Sebagai langkah konkret, Gus Fawait berencana untuk mengadakan pertemuan rutin setiap bulan. Forum ini akan melibatkan Satgas, SPMBG, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), hingga pihak Puskesmas di seluruh wilayah Jember.
Baca Juga: Jemput Bola, Pemkab Jember Matangkan Proyek Revitalisasi Pasar Tanjung dengan Pemerintah Pusat
"Setiap bulan kita akan duduk bersama untuk evaluasi dan komunikasi. Jika ada kendala, bukan SPMBG atau Pemkab saja yang disalahkan, melainkan menjadi ruang diskusi untuk mencari solusi terbaik," tegasnya.
Dengan pola koordinasi yang solid ini, Gus Fawait optimistis Jember dapat menjadi pelopor pelaksanaan program gizi nasional yang sukses, transparan, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.***
Artikel Terkait
Prioritaskan Pasien, Bupati Jember Gus Fawait Minta Fasilitas Puskesmas Lampaui Ruang Kerja Pejabat
Ciptakan Pelayanan Kesehatan Prima di Jember, Bupati Jember Gus Fawait Dorong Evaluasi Kinerja Faskes
Terima Hak Fasilitas dan Finansial Hampir Setengah Miliar, Kuasa Hukum Bupati Jember: Tidak Ada yang Mempersulit
Hadapi Tim Tuan Rumah Persenga Nganjuk, Bupati Jember Gus Fawait Minta Persid Tampil Lepas
Bupati Jember Gus Fawait Ancam Cabut Izin Dapur Gizi yang Lalai, Instruksikan Satgas MBG Bertindak Cepat
Siapkan Ribuan Nakes dan Bentuk Satgas, Bupati Jember Gus Fawait Bakal Launching Program Home Care 14 Februari Mendatang
Gas Melon Sempat Langka, Bupati Jember Gus Fawait Pastikan Stok LPG 3 Kg Tetap Aman saat Ramadhan dan Idul Fitri
Terima Tambahan Alokasi LPG 3 Kg, Bupati Jember Gus Fawait Sebut Pertamina Kirim Ratusan Ribu Tabung Selama Ramadhan
Terima Kunjungan Menteri PU Dody Hanggodo, Bupati Jember Gus Fawait Dorong Percepatan Pembangunan Jembatan dan Flyover
Atas Dukungan Bambang Haryadi dan Kawendra, Bupati Jember Gus Fawait Beri Bantuan Pemasangan Token Listrik Gratis