Kamis, 4 Juni 2026

Prabowo dan Raja Yordania Satu Suara soal Palestina, Solusi Dua Negara Dinilai Jadi Jalan Paling Adil dan Berkelanjutan

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Kamis, 26 Februari 2026 | 18:00 WIB
Indonesia dan Yordania satu suara soal Palestina. (Tim Media Kepresidenan RI)
Indonesia dan Yordania satu suara soal Palestina. (Tim Media Kepresidenan RI)

SketsaNusantara.id - Komitmen Indonesia dalam mendorong perdamaian Palestina kembali ditegaskan di panggung diplomasi internasional. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bertemu langsung dengan Raja Yordania, King Abdullah II, di Istana Basman, Amman, Rabu, 25 Februari 2026.

Dalam pertemuan bilateral tersebut, kedua pemimpin menegaskan komitmen bersama terhadap solusi dua negara sebagai jalan utama untuk mencapai perdamaian yang adil dan berkelanjutan bagi Palestina.

Raja Abdullah II menyampaikan apresiasi atas konsistensi Indonesia dalam memperjuangkan kepentingan rakyat Palestina. Ia menilai peran aktif pemerintahan Prabowo menjadi elemen penting dalam upaya mendorong stabilitas kawasan.

Baca Juga: Bertemu Prabowo Membahas Keanggotaan di Board of Peace, Ini Keputusan Para Tokoh Islam Demi Mendukung Kemerdekaan Palestina

“Saya tahu Anda (Prabowo) berkomitmen untuk menghadirkan perdamaian dan ketenangan, dan sekali lagi komitmen Anda yang sangat berani untuk melindungi rakyat Gaza sangat penting,” ujar Raja Abdullah II.

Pertemuan tersebut juga membahas situasi terkini di Gaza dan Tepi Barat. Kedua pemimpin sepakat memperkuat koordinasi diplomatik serta kerja sama kemanusiaan untuk membantu warga terdampak konflik.

Prabowo menegaskan bahwa dukungan Indonesia terhadap solusi dua negara merupakan sikap yang konsisten dan berlandaskan prinsip keadilan. Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi satu-satunya jalan yang berpeluang menciptakan perdamaian jangka panjang.

Baca Juga: Dinilai Tak Berpihak pada Palestina, MUI Minta Indonesia Mundur dari Board of Peace, Cholil Nafis: Perdamaian itu Paralel dengan Keadilan

“Satu-satunya solusi yang berkelanjutan adalah solusi dua negara dengan Palestina yang merdeka dan berdiri sendiri. Kami berharap kerja sama erat dengan Yordania akan memperkuat upaya ini dan memastikan perdamaian dapat tercapai,” tegas Prabowo.

Kesepakatan itu sekaligus mempertegas posisi Indonesia dan Yordania sebagai mitra strategis dalam diplomasi Timur Tengah. Keduanya menilai sinergi lintas negara diperlukan untuk mendorong langkah konkret di forum internasional.

Selain membahas isu Palestina, pertemuan tersebut juga menyoroti penguatan hubungan bilateral Indonesia dan Yordania. Kerja sama di bidang politik, kemanusiaan, dan stabilitas kawasan menjadi fokus pembahasan kedua pemimpin.

Prabowo menekankan pentingnya kesamaan pandangan antara Indonesia dan Yordania dalam merespons dinamika konflik di Timur Tengah. Kesamaan sikap tersebut dinilai memperkuat posisi diplomatik kedua negara di tingkat global.

“Kami berharap kerja sama yang erat ini akan memperkuat posisi kita, karena saya pikir kita berada pada pijakan yang sama dengan Yordania dan negara-negara lain di kawasan ini,” kata Prabowo.

Pertemuan bilateral ini memperlihatkan intensitas diplomasi Indonesia dalam isu Palestina. Langkah tersebut sekaligus menegaskan peran aktif Indonesia dalam mendorong penyelesaian damai melalui jalur politik dan kemanusiaan.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X