SketsaNusantara.id – Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Jember, pada Jumat 20 Februari 2026 sore.
Akibatnya, kerusakan signifikan di dua titik utama, yakni Kecamatan Bangsalsari dan Kecamatan Umbulsari tak dapat terhindarkan.
Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, mengonfirmasi bahwa tim reaksi cepat telah diterjunkan sejak sesaat setelah kejadian untuk menangani dampak bencana.
Baca Juga: Tiga Bencana Terjadi dalam Sehari, BPBD Jember Catat Puluhan Rumah Warga Terdampak
“Mulai evakuasi pohon tumbang hingga penyaluran bantuan logistik darurat bagi warga terdampak,” ujarnya.
Menurut Edy, wilayah yang mengalami dampak paling serius adalah Dusun Curah Cabe, Desa Gambirono, Kecamatan Bangsalsari. Di lokasi ini, tercatat sedikitnya 16 pohon tumbang yang sempat memutus akses jalan utama.
"Selain menutupi akses jalan bagi kendaraan roda dua maupun roda empat, angin kencang juga merobohkan empat tiang listrik PLN, sehingga wilayah tersebut sempat mengalami pemadaman total," ungkap Edy Budi Susilo saat memberikan keterangan resminya.
Baca Juga: Banjir masih Rendam Puluhan Rumah Warga di Desa Mayangan Gumukmas, BPBD Jember Salurkan Bantuan
Data BPBD menunjukkan satu rumah milik warga bernama Umar Hamdan (36) mengalami kerusakan berat hingga ambruk.
Sebanyak enam rumah warga lainnya, yakni milik Miyono, Purwanto, Agus, Sartono, Halil, dan Hafid, dilaporkan mengalami rusak ringan.
Sementara itu, di Desa Paleran, Kecamatan Umbulsari, pohon tumbang juga dilaporkan menimpa akses jalan di depan SMK Muhammadiyah 2, yang sempat membahayakan para pengguna jalan.
Baca Juga: Tanamkan Budaya Siaga, Puluhan Siswa SDN Sidomulyo 03 Geruduk Kantor BPBD Jember
Edy menjelaskan bahwa upaya pembersihan material pohon dan pembukaan jalur lalu lintas telah diselesaikan pada Jumat malam pukul 20.20 WIB dengan kolaborasi antara BPBD, TNI, Polri, PLN, dan relawan setempat.
"Fokus kami hari ini adalah tindak lanjut bagi keluarga yang rumahnya ambruk. Kami telah mengirimkan Tim Jitupasna (Pengkajian Kebutuhan Pascabencana) untuk mendata kerusakan secara detail," tambah Edy.
Artikel Terkait
Libur Panjang Isra Mi’raj, BPBD Jember Perketat Pengamanan di Destinasi Wisata
Akses Jalan Desa Sukoreno Terhambat Longsor, BPBD Jember Targetkan Pembersihan Batu Besar Rampung Pekan Ini
BPBD Jember Bergerak Cepat Evakuasi Mobil Operasional yang Terperosok Akibat Longsor
Perkuat Sinergi Relawan, BPBD Jember Resmikan Posko Siaga Bencana
Satu Rumah Roboh dan Penghuni Terluka di Arjasa, BPBD Jember Bakal Beri Bantuan Material Bangunan
Dikepung Bencana dalam Sehari, BPBD Jember Terjunkan Personel ke Berbagai Wilayah
Sempat Hilang, BPBD Jember Temukan Jenazah Korban Banjir Bandang di Aliran Sungai Bedadung
Tanamkan Budaya Siaga, Puluhan Siswa SDN Sidomulyo 03 Geruduk Kantor BPBD Jember
Banjir masih Rendam Puluhan Rumah Warga di Desa Mayangan Gumukmas, BPBD Jember Salurkan Bantuan
Tiga Bencana Terjadi dalam Sehari, BPBD Jember Catat Puluhan Rumah Warga Terdampak