Kamis, 4 Juni 2026

Detik-Detik Mencekam Angkot Nyaris Tertemper KRL di Jembatan Besi Jakarta Barat, Terjebak Macet di Perlintasan Padat

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Senin, 16 Februari 2026 | 22:00 WIB
Mobil angkutan kota (angkot) yang hampir terserempet kereta di kawasan Tambora, Jakarta Barat.  (Instagram.com/@jakarta.terkini)
Mobil angkutan kota (angkot) yang hampir terserempet kereta di kawasan Tambora, Jakarta Barat. (Instagram.com/@jakarta.terkini)

SketsaNusantara.id - Sebuah video yang merekam momen menegangkan di perlintasan kereta kawasan Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, mendadak viral di media sosial. Rekaman itu memperlihatkan sebuah mobil angkutan kota nyaris tertabrak kereta.

Peristiwa tersebut terjadi di perlintasan sebidang JPL 29A saat KRL Commuter Line rute Cikarang Line melintas. Angkot terlihat terjebak di tengah rel ketika lalu lintas di sekitarnya sedang padat.

Dalam unggahan akun Instagram @jakarta.terkini pada Senin, 16 Februari 2026, tampak jarak antara angkot dan rangkaian kereta sangat tipis. Situasi itu memicu kepanikan warga yang berada di sekitar lokasi.

Baca Juga: Kebijakan Dedi Mulyadi Liburkan Angkot Demi Atasi Macet Puncak Bogor Saat Long Weekend Tuai Pro dan Kontra dari Masyarakat

“Tegang, detik-detik angkot hampir tertemper kereta di kawasan Jembatan Besi,” demikian tertulis dalam keterangan unggahan tersebut.

Video memperlihatkan angkot berhenti tepat di atas perlintasan. Kendaraan itu tidak dapat bergerak maju maupun mundur akibat kepadatan arus lalu lintas.

Dalam situasi tersebut, suara teriakan warga terdengar cukup jelas. “Tahan, jangan mundur, jangan mundur,” ujar seorang warga yang terekam dalam video.

Baca Juga: Kocak! Dibeliin Alphard Malah Minta Mobil Angkot, Inilah Bentuk Pengabdian Dinar Candy Kepada Ibunya yang Berulang Tahun

Berdasarkan laporan di lapangan, kondisi lalu lintas di sekitar perlintasan saat kejadian memang sedang padat. Hal itu membuat pengemudi angkot kesulitan mencari ruang untuk keluar dari lintasan rel.

Kepadatan arus kendaraan membuat posisi angkot semakin terjepit. Di saat bersamaan, kereta melintas dengan jarak yang terbilang sangat dekat.

Meski demikian, masih terdapat ruang aman di antara bodi angkot dan rangkaian kereta. Kondisi itu membuat benturan maupun gesekan dapat dihindari.

Peristiwa tersebut akhirnya tidak menimbulkan korban jiwa. Tidak ada laporan kerusakan serius pada kendaraan maupun sarana perkeretaapian.

Warga sekitar menyebut situasi padat di perlintasan tersebut kerap terjadi, terutama saat jam sibuk. Arus kendaraan dari berbagai arah sering bertemu di titik yang sama.

Kondisi itu meningkatkan potensi risiko kecelakaan. Terlebih ketika pengendara memaksakan melintas tanpa memastikan jalur di depan benar-benar kosong.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X