Kamis, 4 Juni 2026

Harus Lepas Sepatu dan Dorong Motor, Kisah Guru SD di Grobogan Ini Viral di Media Sosial

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Minggu, 15 Februari 2026 | 12:30 WIB
Ilustrasi jalan berlumpur. (Pexels/Andres Alaniz)
Ilustrasi jalan berlumpur. (Pexels/Andres Alaniz)

SketsaNusantara.id - Media sosial dihebohkan oleh unggahan seorang guru SD di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Video tersebut memperlihatkan kondisi jalan rusak yang harus dilalui setiap hari untuk mengajar.

Unggahan itu pertama kali muncul di akun TikTok @bu_guru_nieng_kls4. Video berdurasi 27 detik tersebut kemudian diposting ulang akun Instagram @infogrobogan.id dan langsung menarik perhatian luas.

Hingga pertengahan Februari 2026, video itu telah ditonton lebih dari 170 ribu kali. Banyak warganet menyoroti kondisi jalan yang dinilai memprihatinkan dan membahayakan keselamatan.

Baca Juga: Viral! Guru SDN Jelbuk 02 Jember Lakukan Tindakan di Luar Batas ke 6 Siswa Usai Hilang Uang 75 Ribu, Dinas Pendidikan Ambil Tindakan Ini

Rekaman tersebut memperlihatkan akses menuju SDN 4 Pandanharum, Kecamatan Gabus. Jalan masih berupa tanah dengan kubangan air di sejumlah titik. Kondisi itu membuat permukaan jalan menjadi licin.

Dalam video, sang guru terlihat mengendarai sepeda motor perlahan. Ia bahkan harus melepas sepatu demi menghindari terpeleset saat melintasi lumpur.

“Akses jalan menuju SDN 4 Pandanharum, kali ini Bu Guru tidak pakai sepatu ya, karena jalan yang begitu licin dan berlumpur,” ujarnya.

Baca Juga: Curhat Guru PPPK di Sumedang Viral, Gaji Rp50 Ribu Dipotong BPJS Tersisa Rp15 Ribu, Begini Cerita Lengkap Fildzah

Ia juga menyampaikan doa agar seluruh guru dan tenaga pendidik di sekolah tersebut selalu diberi keselamatan. Perjalanan menuju sekolah disebut penuh tantangan, terutama saat hujan turun.

“Bisa dilihat, seperti itu jalannya Ya Allah. Semoga Bu Guru dan Pak Guru di SDN 4 Pandanharum sehat wal afiat ya, tiba di sekolah dengan lancar,” imbuhnya.

Video lain menunjukkan warga sekitar juga berupaya melintasi jalan yang sama. Beberapa pengendara tampak kesulitan mengendalikan kendaraan akibat licinnya permukaan tanah.

Dalam unggahan lanjutan, guru tersebut menjelaskan bahwa kondisi jalan rusak sudah berlangsung lama. Ia menyebut telah mengajar di wilayah itu selama hampir empat tahun.

Selama itu pula, berbagai kendala kerap dihadapi. Hujan deras, ban bocor, hingga medan yang sulit dilalui menjadi bagian dari keseharian.

Ia berharap pemerintah daerah dapat segera memberikan perhatian. Bantuan perbaikan jalan dinilai sangat dibutuhkan oleh warga dan tenaga pendidik.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X