Kamis, 4 Juni 2026

PM Australia Anthony Albanese Kunjungan ke Indonesia, Sambutan Meriah Diiringi Pasukan Berkuda hingga Tarian di Istana Presiden Tuai Kritik

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 7 Februari 2026 | 10:30 WIB
Potret kebersamaan PM Australia Anthony Albanese yang disambut meriah oleh Presiden Prabowo di Istana Negara Jakarta saat kunjungan ke Indonesia (Instagram/albomp)
Potret kebersamaan PM Australia Anthony Albanese yang disambut meriah oleh Presiden Prabowo di Istana Negara Jakarta saat kunjungan ke Indonesia (Instagram/albomp)

SketsaNusantara.id - Kunjungan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese ke Indonesia mencuri perhatian publik.

Bukan hanya karena agenda diplomatiknya, tetapi juga karena momen penyambutan meriah di Istana Merdeka, Jakarta, yang ramai diperbincangkan di media sosial.

Albanese tiba di Istana Merdeka pada Jumat, 6 Februari 2026 untuk bertemu Presiden Prabowo Subianto dalam rangka memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Australia.

Momen kedatangannya turut diunggah melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden dan langsung menyita perhatian publik.

Baca Juga: Kunjungi Peru, Prabowo Subianto Awali Lawatan dengan Sarapan Bersama PM Australia, Tekankan Keberlanjutan Kerjasama

Dalam tayangan tersebut, Albanese disambut dengan prosesi kenegaraan yang cukup meriah.

Puluhan pasukan berkuda mengiringi rombongan, disertai pasukan kehormatan, marching band, serta penampilan tari tradisional dari Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Momen seremonial yang meriah ini memicu berbagai reaksi dari masyarakat di media sosial.

Sebagian warganet menilai penyambutan tersebut terlalu berlebihan dan mempertanyakan urgensi penggunaan anggaran negara untuk acara seremonial berskala besar.

Baca Juga: Instruksi Tegas Prabowo Subianto dalam Sidang Perdana Kabinet Merah Putih, Stop Acara Seremonial Berlebihan dan Fokus pada Rakyat

Ada pula yang membandingkan dengan kunjungan tokoh dunia lain yang memilih penyambutan sederhana. 

"Maaf, sambutan meriah kaya gini apa urgensinya ya? keinget dulu Paus Franciscus gak mau disambut pakai mobil mewah atau pengawalan khusus, tapi ini berlebihan sih, apalagi pakai APBN yang sumbernya dari uang rakyat," tulis salah satu warganet.

Komentar lain juga menyoroti kondisi masyarakat yang masih menghadapi kesulitan ekonomi dan berharap anggaran negara lebih difokuskan pada sektor pendidikan serta kesejahteraan rakyat.

"Presiden kepengen dipuji karena Indoensia katanya negara paling bahagia sedunia, tapi kemarin ada anak SD di NTT sampe nekat akhiri hidupnya gegara gak bisa beli buku dan pulpen, ironis!" imbuh warganet lainnya.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: YouTube Sekretariat Presiden

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X