SketsaNusantara.id - Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar KPK di Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai menyeret satu perusahaan importir berinisial PT. BR.
KPK mengungkapkan PT BR atau PT Blueray Cargo diduga memberikan jatah bulanan kepada oknum pegawai di Ditjen Bea dan Cukai agar meloloskan barang impor kualitas KW.
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu mengatakan, pihaknya menduga PT Blueray Cargo berkomplotan dengan sejumlah oknum di Ditjen Bea Cukai sehingga barang-barang impor miliknya tidak diperiksa saat masuk ke Indonesia.
“PT BR ini ingin supaya barang-barang yang di bawah naungannya yang masuk dari luar negeri tidak dilakukan pengecekan,” ujarnya.
KPK pun segera menetapkan pemilik PT BR, John Field sebagai salah satu tersangka dalam dugaan suap dan gratifikasi importasi barang KW.
Asep menambahkan, saat pihaknya menggelar OTT di Ditjen Bea dan Cukai, pemilik PT Blueray Cargo dilaporkan melarikan diri.
“Saat teman-teman di lapangan akan melakukan tangkap tangan, itu saudara JF melarikan diri,” ujar Asep lagi dalam konferensi pers yang digelar Kamis malam, 5 Februari 2026.
KPK pun mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan John Field agar meminta yang bersangkutan menyerahkan diri.
“Kepada seluruh masyarakat yang mengetahui keberadaannya, segera untuk menyerahkan diri,” ujar Asep lagi.
Tak hanya itu, KPK juga berencana mengeluarkan surat pencekalan keluar negeri terhadap pria yang berkewarganegaraan Indonesia itu.
“KPK akan menerbitkan surat permohonan pencegahan ke luar negeri,” jelas Asep.
Artikel Terkait
Pertikaian Rumah Tangga Berakhir Petaka, Istri Alami Luka Bakar Diduga Ulah Suami di Padang Lawas Utara
Anak Tak Sengaja Lecetkan Mobil Orang, Ibu Ini Tak Kabur dan Tinggalkan Sepucuk Surat, Apa Isinya?
Terungkap Fakta-Fakta Memilukan, Anak 10 Tahun Tewas Mengakhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Alat Tulis di Ngada NTT
Bupati Ngada Tolak Kesimpulan Tentang Siswa yang Diduga Mengakhiri Hidup Karena Tak Punya Alat Tulis: Penilaian Mas Terlalu Dini
Presiden Prabowo Subianto Beri Atensi Khusus Pada Kasus Siswa yang Diduga Mengakhiri Hidup di Ngada NTT, Mensesneg: Kami Prihatin...