SketsaNusantara.id - Transformasi digital Indonesia Financial Group menunjukkan perkembangan signifikan hingga akhir 2025. Platform terintegrasi One by IFG mencatat lebih dari 500 ribu unduhan. Jumlah pengguna aktif mencapai sekitar 370 ribu orang.
Sepanjang periode tersebut, tercatat lebih dari 250 ribu transaksi lintas layanan. Transaksi mencakup sektor kesehatan, perlindungan, dan investasi. Capaian ini menandai penguatan layanan keuangan digital terintegrasi.
Sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, IFG mengembangkan model bisnis berbasis integrasi layanan. Transformasi ini menitikberatkan pada kemudahan akses dan pengalaman pelanggan. Pendekatan tersebut menjadi fondasi pengembangan layanan digital IFG.
Ekosistem One by IFG menyatukan layanan Health, Life, Protection, dan Wealth dalam satu platform. Pengguna dapat mengakses telemedicine dan layanan tebus obat. Produk asuransi jiwa dan umum juga tersedia dalam satu aplikasi.
Selain itu, platform ini menyediakan akses investasi reksa dana. Layanan dana pensiun lembaga keuangan turut terintegrasi. Seluruh layanan dirancang untuk memudahkan kebutuhan pengguna.
Penguatan ekosistem digital ini mendorong konsolidasi kapabilitas lintas entitas IFG. Sistem autentikasi terpadu diterapkan di seluruh layanan. Proses pembayaran dan pengelolaan data pelanggan juga terintegrasi.
Integrasi kanal distribusi turut memperluas jangkauan layanan digital. Digitalisasi layanan kesehatan memberikan efisiensi waktu dan biaya. Pengguna dapat mengakses layanan tanpa harus datang langsung.
Sementara itu, integrasi asuransi dan investasi memperluas adopsi produk ritel. Platform ini memudahkan masyarakat mengelola perlindungan dan investasi. Seluruh proses dilakukan dalam satu ekosistem digital.
Transformasi digital IFG juga memperoleh pengakuan nasional. Inovasi melalui One by IFG dinilai sebagai praktik unggulan sektor keuangan. Apresiasi diberikan dalam ajang Indonesia Best Digital Innovation 2025 oleh Majalah SWA.
Dhinda Arisyiya, Kepala Divisi Strategi Digital dan Pengembangan Bisnis IFG, menjelaskan arah pengembangan platform tersebut. “Pendekatan yang kami bangun adalah integrasi layanan berbasis kebutuhan pengguna. One by IFG dirancang untuk menghadirkan perjalanan layanan yang lebih sederhana, terhubung, dan relevan, sehingga masyarakat dapat mengakses perlindungan, kesehatan, dan investasi dalam satu ekosistem yang utuh,” ujarnya.
Ia menyebut pengembangan platform menjadi fondasi konsolidasi digital grup. “Standarisasi arsitektur, integrasi sistem, serta pengelolaan data pelanggan secara terpadu memungkinkan sinergi lintas entitas berjalan lebih efektif sekaligus meningkatkan kualitas pengalaman nasabah di setiap titik layanan,” kata Dhinda.
Ekosistem digital ini juga berkontribusi pada peningkatan literasi keuangan. Pendekatan omni-channel digunakan untuk menjangkau berbagai segmen masyarakat. Kampanye komunikasi terpadu memperkuat pemahaman layanan keuangan.
Artikel Terkait
354 Kecamatan Terdampak Banjir dan Longsor, IFG Salurkan Rp422 Juta
Penghargaan CEO of The Year 2025 untuk Hexana Tri Sasongko, Inilah Transformasi IFG dan Lompatan One by IFG Sepanjang 2025
IFG Mantapkan Standar Keterbukaan Informasi Publik 2026, Hadirkan KIP dan Arahkan Seluruh Holding Tingkatkan Layanan, Dokumentasi, dan Responsivitas
Tren Bencana Hidrometeorologi Menguat: IFG Paparkan Fakta Penting yang Menentukan Ketahanan Finansial Warga Indonesia
IFG Gelar IFG Journalist’s Photo Journey 2026, Ajak Pewarta Foto Angkat Cerita Pelayanan Humanis dalam Kampanye Melayani Sepenuh Hati