“Karya original, tidak diperbolehkan menjiplak atau meniru logo produk apa pun yang ada apalagi melanggar hak cipta,” demikian salah satu poin syarat lomba yang tertulis.
Selain itu, logo yang dikirimkan tidak boleh mengandung unsur SARA dan harus mudah dipahami oleh masyarakat luas.
Struktur logo juga diharapkan mampu memanifestasikan nuansa Banyumasan serta selaras dengan tema besar peringatan hari jadi.
Peserta diwajibkan menyertakan filosofi logo sebagai bagian dari karya yang dikirimkan.
Filosofi ini menjadi aspek penting karena logo terpilih nantinya akan menjadi identitas resmi peringatan Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banyumas.
“Peserta mencantumkan filosofi dari logo,” tulis panitia dalam ketentuan lomba.
Selain itu, peserta juga wajib menyertakan identitas diri berupa nama, alamat, dan nomor kontak yang dapat dihubungi.
Karya logo dikirimkan dalam format JPG dan PDF, dengan batas akhir pengumpulan pada 29 Januari 2026 pukul 15.30 WIB.
Seluruh karya dikirimkan melalui WhatsApp ke nomor 0812-2856-7867, sesuai informasi resmi yang diumumkan.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyediakan hadiah sebesar Rp2.500.000 untuk satu karya terbaik.
“Satu karya logo yang dipilih bakal oleh bebungah Rp2.500.000,” demikian tertulis dalam poster pengumuman sayembara.
Namun, peserta perlu memperhatikan bahwa karya logo yang terpilih sepenuhnya menjadi milik Pemerintah Kabupaten Banyumas.
Panitia berhak menggunakan dan menyempurnakan desain logo pemenang sesuai kebutuhan resmi pemerintah daerah.
Artikel Terkait
Fakta Menarik Mendoan, Gorengan Setengah Matang Asli dari Banyumas, Punya Sejarah Unik
Mengenal Kue Pukis Sebagai Sajian Kudapan Manis Tradisional Khas Banyumas, Kisah Awal Munculnya Tak Disangka-sangka
Berapa Gaji UMK Kabupaten Purbalingga 2025? Besaran Upah Minimum Daerah Peringkat 19 se-Jawa Tengah Beda Tipis dengan Banyumas
Viral! Menu MBG di Banyumas Cuma Kacang Rebus dan Roti Tawar, Netizen: Starter Pack Mau Main Gaple