SketsaNusantara.id - Upaya menjaga ketersediaan darah di Kabupaten Jember terus dilakukan melalui berbagai kegiatan kemanusiaan. Kebutuhan darah yang meningkat setiap hari mendorong PMI untuk aktif menjalin kolaborasi lintas sektor. Salah satu langkah nyata terlihat dari kegiatan donor darah di Kecamatan Ambulu.
Aksi donor darah digelar di Rumah Sakit Utama Husada Ambulu pada Kamis (22/1/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pemenuhan stok darah PMI Kabupaten Jember. Dari kegiatan tersebut, terkumpul puluhan kantong darah yang siap disalurkan.
Baca Juga: Jaga Ketersediaan Darah Jelang Ramadhan, PMI Jember Apresiasi Pendonor dengan Minyak Goreng
Unit Donor Darah PMI Kabupaten Jember mencatat sebanyak 51 kantong darah berhasil dihimpun. Jumlah tersebut diperoleh dari para pendonor yang telah melalui tahapan pemeriksaan kesehatan. Proses dilakukan sesuai standar medis yang berlaku.
Kegiatan donor darah ini mendapat perhatian langsung dari jajaran pimpinan PMI Kabupaten Jember. Ketua PMI Kabupaten Jember, H. Zainollah, hadir bersama Kepala UDD PMI Jember, dr. A. Zain Wahyudi, MMRs. Kehadiran mereka bertujuan memastikan seluruh proses berjalan aman dan tertib.
Peserta donor berasal dari berbagai latar belakang. Karyawan rumah sakit menjadi kelompok dominan dalam kegiatan ini. Selain itu, keluarga pasien dan warga sekitar Kecamatan Ambulu juga turut berpartisipasi. Antusiasme peserta terlihat sejak proses pendaftaran dibuka.
Tidak seluruh pendaftar dapat mendonorkan darahnya. Setelah melalui proses skrining kesehatan, sebanyak 51 orang dinyatakan memenuhi syarat. Mereka kemudian menjalani proses pengambilan darah oleh petugas medis UDD PMI Jember.
Ketua PMI Kabupaten Jember menyampaikan apresiasi kepada pihak rumah sakit. "Kami sangat berterima kasih atas kolaborasi ini. Setiap tetes darah yang terkumpul hari ini sangat berarti untuk menyambung nyawa sesama yang membutuhkan di berbagai rumah sakit di Jember," ujar Zainollah.
Menurut PMI, kegiatan semacam ini memiliki dampak signifikan terhadap ketersediaan stok darah.
Aksi donor yang dilakukan langsung di fasilitas kesehatan dinilai efektif. Pendekatan ini memudahkan masyarakat untuk berpartisipasi.
Hal serupa disampaikan Kepala UDD PMI Kabupaten Jember. Ia menilai metode jemput bola menjadi solusi menjaga stabilitas stok darah harian.
"Target kita adalah menjaga stabilitas stok darah harian. Dengan perolehan 51 kantong hari ini, tentu sangat membantu menambah cadangan kita, terutama untuk golongan darah yang sering mengalami kekosongan," jelas dr. Zain.
Artikel Terkait
Gerakan Kemanusiaan di Sekolah, SMAN 1 Rambipuji Cetak Pendonor Pemula dan Sumbang 31 Kantong Darah untuk PMI Jember
Pulihkan Trauma Pasca-Bencana, PMI Hadirkan Layanan Psikososial untuk Ratusan Anak Sekolah di Sibolga dan Tapanuli Tengah
PMI Jember Evaluasi Kinerja dan Siapkan Program 2026, Sertifikat CPOB dan Relawan Jadi Prioritas Utama
Tak Perlu Biaya dan Siaga Seharian, PMI Jember Luncurkan Ambulans Jenazah Gratis 24 Jam untuk Bantu Keluarga Duka
SIBAT Tumpakrejo Jadi Contoh Nasional, PMI Jember Studi Tiru Kemandirian Relawan Bencana Berbasis Desa dan Ekonomi Kreatif