Jumlah air yang disarankan mencapai tiga liter per orang. Persediaan itu disiapkan untuk kebutuhan dasar selama tiga hari.
Pemerintah juga menganjurkan tas darurat. Isinya mencakup uang tunai, perlengkapan penting, serta alat penerangan.
Tas darurat itu disarankan berisi lilin dan senter. Tujuannya untuk mengantisipasi kondisi tanpa listrik.
Dinasti menyebut, panduan itu berfungsi sebagai pengingat. Warga diminta tetap siap meski situasi tampak terkendali.
“Yang bikin takut bukan listrik mati, tapi rasa tidak siap,” ungkap Dinasti dalam unggahan lanjutan.
Unggahan tersebut mendapat respons luas dari pengguna Instagram. Hingga Sabtu, 17 Januari 2026, pukul 12.00 WIB, jumlah suka mencapai 15,2 ribu.
Kolom komentar dipenuhi tanggapan warganet. Banyak yang menilai langkah pemerintah Belanda sangat serius.
Sebagian warganet menyoroti pentingnya kesiapan menghadapi bencana. Ada pula yang membandingkan dengan kebiasaan mitigasi di Indonesia.
Curhatan Dinasti akhirnya memicu diskusi publik. Isu kesiapsiagaan warga menjadi perhatian di tengah kondisi tak menentu global.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Prabowo Subianto Hadiri National Day Singapore, Puluhan WNI Kibarkan Merah Putih hingga Serukan Semangat Kemerdekaan
Lahir di Jakarta, Kimberly Ryder Ternyata Masih WNA, Ini Alasan Mantan Istri Edward Akbar Belum Jadi WNI, Galau?
Rayakan HUT Kemerdekaan RI Pertama Kali Setelah Resmi Jadi WNI, Vincent Verhaag: Saya Terharu dan Bangga..
57 WNI di Nepal Dipastikan Aman, Kemlu Pantau Situasi dan Buka Opsi Pemulangan ke Indonesia
Viral! Foto Prabowo di Billboard Zionis Israel Bersama Trump dan Netanyahu, Netizen: Titik Termalu Jadi WNI