Minggu, 19 Juli 2026

Listrik Padam di Amsterdam, WNI Ini Kaget Bukan karena Gelap, tapi Panduan Bertahan Hidup 72 Jam dari Pemerintah

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:00 WIB
Ilustrasi listrik mati di Amsterdam. (Pexels/Simon BB)
Ilustrasi listrik mati di Amsterdam. (Pexels/Simon BB)

Jumlah air yang disarankan mencapai tiga liter per orang. Persediaan itu disiapkan untuk kebutuhan dasar selama tiga hari.

Pemerintah juga menganjurkan tas darurat. Isinya mencakup uang tunai, perlengkapan penting, serta alat penerangan.

Tas darurat itu disarankan berisi lilin dan senter. Tujuannya untuk mengantisipasi kondisi tanpa listrik.

Dinasti menyebut, panduan itu berfungsi sebagai pengingat. Warga diminta tetap siap meski situasi tampak terkendali.

“Yang bikin takut bukan listrik mati, tapi rasa tidak siap,” ungkap Dinasti dalam unggahan lanjutan.

Unggahan tersebut mendapat respons luas dari pengguna Instagram. Hingga Sabtu, 17 Januari 2026, pukul 12.00 WIB, jumlah suka mencapai 15,2 ribu.

Kolom komentar dipenuhi tanggapan warganet. Banyak yang menilai langkah pemerintah Belanda sangat serius.

Sebagian warganet menyoroti pentingnya kesiapan menghadapi bencana. Ada pula yang membandingkan dengan kebiasaan mitigasi di Indonesia.

Curhatan Dinasti akhirnya memicu diskusi publik. Isu kesiapsiagaan warga menjadi perhatian di tengah kondisi tak menentu global.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X