SketsaNusantara.id - Memasuki masa tanam Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Besuki, meminta agar petani bisa memanfaatkan solar bersubsidi agar kuotanya tidak disalahgunakan.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Bidang Komunikasi Hiswana Migas Besuki, Wahyu Prayudi Nugroho saat dikonfirmasi, Jumat 16 Januari 2026, petani harus bisa memanfaatkan solar bersubsidi ini agar hasil produksi meningkat. Sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang mendukung ketahanan pangan.
“Petani memang sesuai arahan dari Pertamina mendapatkan alokasi solar bersubsidi, yang diperuntukan untuk penggunaan alsintan mereka,” ujarnya.
Baca Juga: Cegah Penyalahgunaan, Hiswana Migas Besuki Minta SPPG di Jember Tidak Gunakan Elpiji Bersubsidi
Namun, untuk mendapatkan solar bersubsidi tersebut Wahyu mengatakan jika kelompok tani harus memenuhi berbagai persyaratan dan ketentuan yang berlaku.
“Jadi kelompok tani harus meminta surat keterangan dari Kepala Desa, yang memastikan kepemilikan alsintan. Lalu, mendaftarkan kepada Dinas Pertanian hingga muncul surat rekomendasi,” terangnya.
“Surat rekomendasi dari Dinas Pertanian ini akan muncul barcode yang menunjukan kepemilikan alsintan, kemudian baru kami dari SPBU bisa melayani pembelian solar bersubsidi tersebut,” imbuhnya.
Terkait jumlah kuota Wahyu menyampaikan, sudah ditentukan oleh Pertamina dan kuota bulanan ini tidak boleh melebihi.
“Maka kalau kelompok tani tidak memiliki surat rekomendasi yang ada barcode dari Dinas Pertanian, SPBU tidak bisa melayani termasuk jika barcodenya berbeda,” terangnya.
Ia menerangkan, memang menerima banyak informasi terkait dengan penyalahgunaan alokasi solar bersubsidi.
“Kami memang kerap mendengar adanya oknum yang menggunakan surat rekomendasi untuk membeli solar bersubsidi, tetapi tidak murni untuk pertanian atau bisa disalahgunakan,” paparnya.
“Meskipun begitu, kami tidak memiliki kewenangan lebih. Sebab, pengawasan dari SPBU hanya pembelian dan kuota masing-masing kelompok tani. Kalau di luar itu menjadi kewenangan dari APH,” tegasnya.
Artikel Terkait
Stok Elpiji 3 Kg dan BBM Jelang Nataru 2025 Dipastikan Aman, Ketua Hiswana Migas: Minta Masyarakat Tenang
Dampak Kebijakan LPG 3 KG, Ketua Hiswana Migas se-Besuki: Pengecer Sudah Bisa Jual Gas Melon Lagi tapi...
Ketersediaan LPG 3 Kg di Jember Dipastikan Aman Selama Ramadhan, Hiswana Migas: Tidak Ada Kenaikan Harga
Meski Alami Keterlambatan Pasokan Elpiji, Hiswana Migas Area Besuki Tegaskan Tak Ada Kelangkaan: Sementara Stok Aman
Jalur Gumitir Jember-Banyuwangi Ditutup 2 Bulan, Hiswana Migas Area Besuki Pastikan Harga Elpiji Tetap Stabil
Macet Parah Pelabuhan Ketapang hingga Situbondo, Hiswana Migas Area Besuki: Stok BBM dan Elpiji Menipis
Dropping BBM ke Jember Mulai Berjalan, Hiswana Migas Area Besuki: Mohon Bersabar dan Jangan Panic Buying
Cegah Penyalahgunaan, Hiswana Migas Besuki Minta SPPG di Jember Tidak Gunakan Elpiji Bersubsidi