Minggu, 19 Juli 2026

Donor Darah Rutin PMR SMK 4 Pancasila Jember Sukses Besar, Warga Ambulu hingga Kesilir Datang dan Target Terlampaui

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Kamis, 15 Januari 2026 | 19:30 WIB
Aksi donor darah di SMK 4 Pancasila. (Dok. PMI Jember)
Aksi donor darah di SMK 4 Pancasila. (Dok. PMI Jember)

SketsaNusantara.id - Lingkungan SMK 4 Pancasila Jember dipenuhi aktivitas kemanusiaan pada Kamis, 15 Januari 2026. Sejak pagi, warga dan siswa berdatangan mengikuti kegiatan donor darah rutin.

Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Palang Merah Remaja SMK 4 Pancasila. Aksi donor darah dilaksanakan mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB di area sekolah.

Program ini menjadi bagian dari agenda rutin sekolah. Kegiatan juga mencerminkan keterlibatan dunia pendidikan dalam mendukung misi kemanusiaan PMI Jember.

Baca Juga: SIBAT Tumpakrejo Jadi Contoh Nasional, PMI Jember Studi Tiru Kemandirian Relawan Bencana Berbasis Desa dan Ekonomi Kreatif

Hasil kegiatan tercatat melampaui target awal panitia. Dari target 30 kantong darah, terkumpul sebanyak 35 kantong darah layak simpan.

Seluruh kantong darah berasal dari pendonor yang lolos tahapan skrining kesehatan. Proses pemeriksaan dilakukan sesuai standar Palang Merah Indonesia.

Partisipasi pendonor tidak hanya berasal dari lingkungan sekolah. Mayoritas pendonor justru datang dari masyarakat umum sekitar Jember Selatan.

Baca Juga: Tak Perlu Biaya dan Siaga Seharian, PMI Jember Luncurkan Ambulans Jenazah Gratis 24 Jam untuk Bantu Keluarga Duka

Warga dari Ambulu, Kraton Wonoasri, Kesilir, hingga Pontang hadir mengikuti kegiatan. Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hingga akhir kegiatan.

Kehadiran warga menunjukkan keterbukaan sekolah terhadap aktivitas sosial. SMK 4 Pancasila menjadi ruang pertemuan antara pelajar dan masyarakat.

Kepala SMK 4 Pancasila, Johan Budi Respati, S.Pd., menjelaskan tujuan utama kegiatan tersebut. Donor darah menjadi sarana pembelajaran nilai kemanusiaan bagi siswa.

"Kami ingin menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial sejak dini, khususnya bagi anggota PMR. Ini adalah bagian dari pembentukan karakter agar mereka memiliki semangat berbagi kepada sesama," ujar Bapak Johan.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini mendukung ketersediaan stok darah PMI. Peran sekolah diharapkan membantu kebutuhan darah masyarakat.

Selain siswa, guru dan staf sekolah turut terlibat dalam kegiatan. Partisipasi internal sekolah berjalan seiring dengan keterlibatan masyarakat sekitar.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X