Aeronef menegaskan bahwa beasiswa tersebut diberikan dalam bentuk pendidikan pramugari 100 persen gratis, lengkap dengan pembekalan ilmu dan sertifikasi resmi, agar Nisa dapat mengejar mimpinya melalui jalur yang sah dan profesional.
"Kami secara resmi memanggil Kak Nisa untuk mengikuti PENDIDIKAN PRAMUGARI (100% GRATIS) di Aeronef Indonesia! Kami ingin membantu Kak Nisa mewujudkan mimpi mengenakan seragam pramugari yang sesungguhnya dengan bekal ilmu dan sertifikasi resmi," ujarnya.
Sebagai informasi, diketahui penyamaran Nisa jadi pramugari gadungan Batik Air bermula dari kasus dugaan penipuan lowongan kerja.
Sebelumnya, Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta mengatakan bahwa Nisa gagal dalam mengikuti seleksi pramugari dan jadi korban penipuan oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang Rp30 juta.
Merasa malu untuk pulang ke kampung halaman dan mengecewakan keluarga, Nisa nekat menyamar sebagai pramugari.
Dalam video yang beredar di medsos, tampak wanita berusai 23 tahun itu mengenakan seragam palsu kebaya puth dan bawahan batik hingga ID card yang sempat mengelabuhi kru kabin lainnya.
Nisa berhasil lolos pemeriksaan di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, dan mengikuti perjalanan menuju Jakarta pada hari Selasa, 7 Januari 2026.
Namun, penyamarannya terbongkar setelah salah satu kru Batik Air mengetahui ID card dan seragam yang dikenakan Nisa ternyata palsu. Ia akhirnya diperiksa pihak keamanan, namun tak diproses hukum karena tidak ditemukan niat jahat.
Pihak maskapai menyelesaikan masalah ini secara damai. Nisa juga menyampaikan permintaan maaf dan mengunggah video klarifikasi yang menyebut dirinya bukan pramugari Batik Air
Namun, alih-alih mendapat respon positif kabar tawaran beasiswa ini justru memicu perdebatan. Sebagian warganet menilai langkah tersebut seolah menormalisasi tindakan penyamaran hanya karena viral di media sosial.
Ada pula yang mengingatkan bahwa dunia aviasi memiliki standar ketat, termasuk soal integritas dan rekam jejak. Meski begitu, ada pula warganet yang mengambil pelajaran dari fenomena ini dan menyemangati Nisa.
"Di dunia aviasi juga ada penilaian tertentu. Kabarnya juga Lion grup juga kayanya gak mau nerima dia apalagi wajahnya udah viral seliweran di medsos, apa masih mungkin jadi pramugari kalo rekam jejaknya dia nipu banyak orang," komentar salah satu warganet.
Artikel Terkait
Viral! Pramugara-Pramugari KAI Diduga Pacaran di Ruang Tunggu, Begini Klarifikasi Resmi PT KAI
Nekat! Perempuan Ini Menyamar Jadi Pramugari Gadungan Batik Air, Terbang dari Palembang-Jakarta hingga Ditangkap Polisi Bandara
Kronologi Perempuan Asal Palembang Cosplay Jadi Pramugari Gadungan Batik Air hingga Lolos Terbang ke Jakarta
Beli Tiket Demi Nyamar Jadi Pramugari, Aksi Nisya di Pesawat Batik Air Terbongkar Setelah...
Penyamaran Pramugari Gadungan Terbongkar di Penerbangan Palembang-Jakarta, Begini Kronologinya
Siapa Khairunnisa Nisya? Inilah Profil Pramugari Gadungan Batik Air yang Mendadak Viral, Begini Kronologi Singkatnya