Kamis, 4 Juni 2026

Integrasi Tiket Masuk Dua Wisata, Watu Ulo-Papuma Jember Dipastikan Permanen

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Jumat, 2 Januari 2026 | 16:50 WIB
Kepala Disparpora Bobby Ari Sandi saat dikonfirmasi. (M Purnomo/SketsaNusantara.id)
Kepala Disparpora Bobby Ari Sandi saat dikonfirmasi. (M Purnomo/SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id – Sebuah inovasi besar resmi diberlakukan di sektor pariwisata oleh Pemerintah Kabupaten Jember. Mulai Jumat, 2 Januari 2026, wisatawan tidak lagi perlu membayar dua kali untuk mengunjungi Pantai Papuma dan Watu Ulo.

Melalui sistem tiket satu pintu, pengunjung cukup merogoh kocek Rp12.500 untuk mengakses kedua destinasi legendaris tersebut sekaligus. Kebijakan ini merupakan buah manis dari kerja sama antara Pemkab Jember dengan Perum Perhutani.

Kepala Disporaparbud Jember, Bobby Arie Sandy, menyebutkan bahwa langkah ini adalah hadiah istimewa bagi warga dalam momentum peringatan HUT kabupaten tahun ini.

Baca Juga: Pemkab Jember Resmi Perpanjang Kerjasama dengan Maskapai Fly Jaya, Gus Fawait: Direncanakan Ada Penambahan Jadwal Penerbangan

“Bukan hanya soal harga yang lebih terjangkau, Pemkab Jember juga mengedepankan transparansi melalui sistem pembayaran daring (online),” ujarnya.

Penggunaan teknologi ini memungkinkan pemerintah memantau data kunjungan secara langsung melalui dasbor digital guna mencegah potensi pungutan liar atau kebocoran dana.

“Bahkan, efektivitas kebijakan ini langsung terlihat pada hari pertama peluncurannya,” imbuhnya.

Baca Juga: Jelang Tahun Baru, Pemkab Jember Resmi Lantik 8.344 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu

Hingga siang hari pukul 13.00 WIB, tercatat sebanyak 2.400 wisatawan telah memadati kawasan pantai, dan jumlah tersebut diprediksi terus meningkat hingga sore hari.

​Guna menunjang kenyamanan wisatawan, Bobby mengungkapkan sejumlah rencana strategis yang akan dieksekusi sepanjang tahun 2026.

“Misalnya, terkait dengan modernisasi akses, ​fasilitas transportasi, hingga pemberdayaan ekonomi,” paparnya.

Baca Juga: Tak Ada Pesta Kembang Api Tahun Ini, Pemkab Jember Bakal Gelar Sholawat dan Doa Bersama untuk Acara Pergantian Tahun

​Lebih jauh, integrasi wisata ini mengemban misi sosial untuk menekan angka kemiskinan di wilayah Ambulu dan Wuluhan. Dengan arus wisatawan yang stabil, pemerintah berharap roda ekonomi masyarakat lokal dapat bergerak lebih cepat.

​Meskipun saat ini perjanjian kerja sama dengan Perhutani berdurasi dua tahun, Bobby memastikan bahwa sistem tiket terintegrasi ini dirancang untuk berlaku secara permanen melalui mekanisme evaluasi berkala.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X