SketsaNusantara.id- Akhir-akhir ini, nama DJ Donny ramai disorot publik usai mengaku mengalami teror serius di rumahnya.
Teror itu menyerang DJ Donny setelah dirinya memberikan kritik tajam untuk penanganan bencana banjir bandang dan tanah longsor di Pulau Sumatra.
Rangkaian teror yang dialami DJ Donny tersebut adalah berupa bom molotov serta bangkai ayam yang terjadi pada akhir Desember 2025 ini.
Bukti teror bom molotov di rumah DJ Donny terlihat dibagikan di akun Instagram pribadinya @dj_donny yang dikutip SketsaNusantara.id pada Kamis, 1 Januari 2025.
Tak ingin sampai membahayakan diri sendiri maupun tetangganya, Donny pun melaporkan teror mengerikan itu ke Polda Metro Jaya.
Tak hanya DJ Donny saja, beberapa konten kreator sampai aktivis juga ikut mendapatkan teror dalam waktu yang cukup berdekatan.
Sebagai informasi, DJ Donny memang dikenal aktif mengktritik pemerintah lewat berbagai konten yang dibuatnya.
Lantas, siapakah sebenarnya sosok DJ Donny ini? Berikut ini ulasan profilnya.
Ramond Dony Adam atau lebih dikenal dengan nama DJ Donny adalah pria kelahiran Ujung Pandang, Makassar, Sulawesi Selatan.
Tetapi, pria 41 tahun tersebut tumbuh besar di Aceh, sehingga sangat paham dengan kehidupan yang ada disana.
Baca Juga: Heboh Istri Purbaya Yudhi Sadewa Mendapat Teror Paket Misterius Berisi Darah Segar, Benarkah?
Kesulitan yang dialami Donny sejak usianya masih muda membuatnya jadi sosok pekerja keras.
Artikel Terkait
PBNU Kecam Teror ke Tempo: Jurnalis Pilar Demokrasi, Pelaku Harus Ditindak
Felix Siauw Kritik Kepala Komunikasi Kepresidenan karena Menganggap Teror Kepala Babi Sebagai Guyonan: Tidak Punya Adab, Harusnya Dipecat!
Polemik Teror Kepala Babi dan Bangkai Tikus di Kantor Tempo, Komnas HAM dan LPSK Turun Tangan dan Lakukan Ini
3 Kontroversi Hasan Nasbi, Kepala PCO yang Resmi Mundur, Pernah Bela Kaesang soal Jet Pribadi hingga Teror Kepala Babi Tempo
Heboh Nomor WhatsApp Pengguna X Bocor dan Teror Digital: Warganet Didesak Hapus Cuitan Kritik ke Tokoh Politik
5 Fakta di Balik Teror Bom Pesawat Haji dari Jeddah: E-mail dari India, Evakuasi Kilat, dan Penumpang Menginap di Medan