Kamis, 4 Juni 2026

Sederet Fakta Mengejutkan Kecelakaan Maut Bus Cahaya Trans di Exit Tol Krapyak Semarang, Sopir Diduga Mengantuk, Kendaraan Ternyata Tidak Layak Jalan?

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Senin, 22 Desember 2025 | 15:30 WIB
Potret proses evakuasi pasca terjadi kecelakaan bus Cahaya Trans di exit tol Krapyak Semarang (X @cctvasiapasific)
Potret proses evakuasi pasca terjadi kecelakaan bus Cahaya Trans di exit tol Krapyak Semarang (X @cctvasiapasific)

Publik menduga sopir mengalami microsleep karena mengantuk dan tak sadar mengendarai bus dengan kecepatan tinggi hingga hilang kendali dan menabrak pembatas di tikungan exit tol Krapyak.

Baca Juga: Supir Bus Maut Rombongan RS Bina Sehat Jember Jadi Tersangka Kecelakaan di Probolinggo, Netizen Soroti Pemilik PO

5. Bus PO Cahaya Trans Tidak Terdaftar atau Tidak Layak Jalan

Terbaru, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan mengungkapkan bahwa bus PO Cahaya Trans ternyata tidak terdaftar secara resmi sebagai angkutan pariwisata atau AKAP.

Hal ini diketahui dari hasil penelusuran yang menyebut bus dengan nopol B 7201 IV seharusnya dilarang beroperasi dan dinyatakan tidak layak jalan dengan uji berkala terakhir dilakukan Juli 2025 lalu.

Itulah sederet fakta terkait kecelakaan di exit tol Krapyak Semarang. Kapolda Jawa Tengah menyatakan bahwa salah satu kemungkinan penyebab laka maut tersebut adalah sopir mengantuk akibat perjalanan panjang.

Baca Juga: Bus Pariwisata dari Jember Kecelakaan di Probolinggo 8 Orang Tewas, Dirut RS Bina Sehat Turun Langsung Lakukan Evakuasi

Berkaca dari kejadian ini, pihak berwajib menghimbau kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan raya dan pengemudi angkutan umum, agar tidak memaksakan diri mengemudi dalam keadaan mengantuk atau lelah.

"Musim liburan natal dan akhir tahun ini banyak yang bepergian mungkin ada yang mudik atau liburan, untuk itu dihimbau para pengendara untuk berisitirahat dan tidak memaksakan diri jika lelah saat perjalanan panjang," pesan Dirlantas Polda Jateng.

"Kami juga menyiapkan rest area, jika lelah bisa beristirahat sejenak, patuhi rambu-rambu lalu lintas. Tetap waspada karena keselamatan adalah prioritas utama," pungkasnya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: X @Jateng_Twit

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X