Kamis, 4 Juni 2026

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Klaim Kayu Gelondongan Banjir Bukan Hasil Penebangan: Hanya Satu yang Ditebang Asli!

Photo Author
Qorry 'Aina Damayanti, Sketsa Nusantara
- Senin, 15 Desember 2025 | 13:25 WIB
Penampakan kayu gelondongan yang hanyut terbawa banjir (Kolase Instagram/@z_mediapartner, @bettytrifena)
Penampakan kayu gelondongan yang hanyut terbawa banjir (Kolase Instagram/@z_mediapartner, @bettytrifena)

SketsaNusantara.id - Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol buka suara terkait tumpukan kayu gelondongan yang terbawa arus banjir di Aceh dan Sumatera.

Sebelumnya, Hanif Faisol melakukan peninjauan langsung lokasi banjir di Desa Garoga, Kecamatan Garoga, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara.

Peninjauan ini dilakukan untuk memverifikasi kondisi lapangan terkait banjir dan longsor di kawasan hulu daerah aliran sungai (DAS). 

Baca Juga: Gunakan Gajah Untuk Bersihkan Puing dan Kayu Gelondongan Bencana Aceh, Chico Jericho dan Ashanty Protes Keras

Hanif Faisol menegaskan bahwa kayu-kayu yang ikut tersapu dengan banjir bandang ini bukanlah hasil dari aktivitas penebangan.

"Kita sudah tahu persis ini kayu-kayunya bentuknya, ini tidak dalam bentuk yang ditebang,"

Katanya, dari ratusan atau bahkan ribuan kayu yang terbawa banjir, ia hanya menemukan satu potongan kayu yang memang ditebang.

Baca Juga: Eks Penyidik KPK Soroti Kayu Gelondongan Terbawa Banjir, Duga Ada Korupsi dan Keterlibatan Pejabat

"Jadi dari sekian banyak tadi, saya hanya menemukan satu potongan yang ditebang asli," ujarnya, dilansir dari akun Instagram @lambegosiip.

Dikatakan Hanif bahwa kayu gelondongan tersebut terbawa arus dalam kondisi utuh akibat kuatnya daya dorong air. 

Menurutnya, hutan di kawasan tersebut masih cukup terjaga dan belum terganggung oleh aktivitas penebangan hutan.

Baca Juga: Tuai Protes! Gajah Sumatra Dikerahkan untuk Bantu Bersihkan Kayu Gelondongan Pasca Banjir Menerjang Aceh, Teuku Zacky: di Mana Hati Nurani Kalian?

Namun karena curah hujan yang tinggi sehingga menyebabkan arus sungai cukup deras yang mampu membawa pohon-pohon dari hutan.

“Semakin deras hujan dan semakin curam lereng, semakin kuat daya dorong air hingga kayu bisa terbawa jauh,” tandasnya.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Instagram

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X