Truk tersebut ada yang berisi air bersih lengkap dengan tandon sebagai tempat penampungan air jika hujan turun.
“Satu udah berangkat, dan satu truk tangki air isinya 4 ribu liter dengan tandon dan pelengkapnya sehingga kalau hujan itu bisa tertampung,” tuturnya.
Baca Juga: Transparansi Penyaluran Donasi Rp10,3 Miliar Ferry Irwandi: Tahap demi Tahap Bantuan untuk Sumatra
Untuk mengambil air dari tandon, Ferry dan tim juga sudah menyiapkan jerigen yang bisa dipergunakan masyarakat.
“Kita juga kasih masyarakat jerigen-jerigen untuk mengambil airnya jadi bisa mereka manfaatkan,” katanya.
Kabar bahwa masyarakat yang menjadi korban bencana menggunakan air banjir untuk kebutuhan minum membuat hati Ferry miris.
Baca Juga: Bantuan Melalui Jalur Laut! Ferry Irwandi Salurkan Donasi hingga Pelosok Aceh
“Kita dapat informasi kalau masyarakat itu sampai minum dari air banjir, mereka nunggu hujan. Itu yang bikin sedih,” ujarnya.
Selain air bersih, di dalam truk lain juga terdapat makanan siap saji dan bergizi sehingga masyarakat tidak perlu repot memasak lagi.
“Di dalam truk ini juga sudah ada makanan yang bergizi, yang bisa langsung dinikmati, yang nggak perlu repot untuk masak lagi,” sambungnya.
Di samping itu, kebutuhan darurat lain seperti obat-obatan, pembalut, dan diapers juga tidak ketinggalan.
“Kebutuhan dapur, selimut, matras, obat-obatan, pembalut, kebutuhan pasien, kebutuhan bayi, diapers,” katanya.
Daftar kebutuhan tersebut tidak lepas dari informasi yang diberikan masyarakat agar bantuan tepat sasaran.
“Kita bisa nge-list itu karena bantuan masyarakat juga, mereka aktif memberi informasi supaya makin tepat sasaran,” lanjutnya.
Tim Ferry akan terus berusaha untuk menjangkau daerah-daerah lainnya yang masih terisolir agar mendapatkan bantuan.
Artikel Terkait
Tuai Kontroversi, Inilah Profil Mukhlis Takabeya yang Sebut Lahan Terdampak Banjir di Aceh Cocok Ditanam Sawit, Kekayaan Bupati Bireuen Jadi Sorotan
Titiek Soeharto Geram dan Desak Menteri Kehutanan Bertindak Usai 2 Hari Setelah Banjir Bandang, Truk Pembawa Kayu Besar Lewat di Sumatera
Teuku Ryan Spill Kronologi Rumahnya di Aceh Diterjang Banjir Bandang, Ungkap Kondisi Orang Tuanya Waktu Itu
Pandawara Group Usulkan Gerakan Donasi untuk Membeli Hutan Usai Banjir Bandang Sumatra, Begini Respons Warganet
Bang Baud Galang Dana untuk Korban Banjir Bandang Sumatra, Donasi Hari Pertama Tembus Rp29,5 Juta
Mengenal Lebih Dekat Pison Kogoya, Viral Anak Papua Berhati Mulia yang Rela Bongkar Celengan untuk Bantu Korban Banjir di Sumatra, Aksinya Tuai Pujian
354 Kecamatan Terdampak Banjir dan Longsor, IFG Salurkan Rp422 Juta
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni Tegaskan Tak Pernah Keluarkan Izin Pelepasan Hutan di 3 Kawasan Terdampak Banjir Aceh, Sumut, dan Sumbar