SketsaNusantara.id - Respons pemerintah terhadap bencana di Sumatra berlangsung dalam dua jalur besar pada Minggu.
Polri kembali mengirimkan logistik ke Sumatera Utara, sedangkan Bulog mendapat perintah untuk menggandakan suplai kebutuhan pokok ke wilayah terdampak di Sumatera Barat.
Pengiriman di dua provinsi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat operasi tanggap darurat yang berlangsung sejak akhir pekan.
Pengiriman logistik oleh Polri memasuki hari kedua dengan total bobot 4.459 kilogram. Polri memastikan bantuan tersebut mendukung kebutuhan tim di lapangan. Kabagpenum Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago mengatakan pengiriman lanjutan ini merupakan bentuk konsistensi dukungan.
“Hari ini adalah pengiriman hari kedua, dan Polri terus memastikan seluruh kebutuhan perlengkapan lapangan terpenuhi agar operasi tanggap darurat berjalan optimal,” kata Erdi dalam keterangannya di Jakarta.
Bantuan tersebut terdiri dari bahan makanan, perlengkapan tenda, peralatan teknis, dan kebutuhan mobilisasi tim. Erdi menyampaikan bahwa logistik yang dikirim mencakup Gajahfood 684 kilogram, empat unit perahu karet 280 kilogram, tiang tenda 630 kilogram, serta tenda 316 kilogram.
Polri juga mengirimkan besi konektor tenda 200 kilogram untuk mendukung pembangunan fasilitas lapangan. Seluruh barang dikemas dalam puluhan koli agar pendistribusian berlangsung cepat.
Polri turut mengirimkan perlengkapan hunian sementara untuk personel yang bertugas. Pengiriman mencakup 15 unit velbed dengan total bobot 450 kilogram. Berbagai peralatan teknis juga disiapkan, seperti MTP-FT seberat 850 kilogram, pemanas MTP-FT 75 kilogram, serta tiga unit genset portabel 129 kilogram. Selain itu Polri menyalurkan panel surya 105 kilogram, jas hujan 620 kilogram, goni 90 kilogram, dan lampu penerangan 30 kilogram.
Erdi berharap logistik yang dikirim dapat langsung mendukung operasi di titik terdampak. “Kami berharap bantuan pada hari kedua ini dapat segera digunakan di area terdampak dan mempercepat penanganan di titik-titik kritis,” tuturnya.
Di wilayah lain, pemerintah juga memperkuat suplai logistik untuk area yang terdampak bencana di Sumatera Barat. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memastikan Bulog menyalurkan logistik dua kali lebih banyak dari kebutuhan normal. Instruksi tersebut diberikan saat ia meninjau banjir bandang di Koto Panjang Ikur Koto, Kota Padang, pada Minggu.
“Saya sudah instruksikan kepada Bulog agar mensuplai logistik dan kebutuhan sebanyak dua kali lipat,” kata Zulkifli.
Artikel Terkait
Ernest Prakasa Rayakan Ulang Tahun ke-16 Putrinya, Sky Solana: Ungkapan Haru, Doa, dan Banjir Ucapan dari Publik Figur
Gempita Nora Marten Raih Piala AMI Awards 2025 di Usia 10 Tahun: Prestasi Membanggakan yang Banjir Doa dan Pujian
Habis Biaya Berapa? Surya Insomnia Banjir Pujian Usai Turun Tangan Langsung Tambal Jalan Berlubang di Tangsel, Andre Taulany: Inisiatif Luar Biasa!
Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Longsor di Sumatera Utara, Jalur Darat Lumpuh dan BNPB Targetkan Pembukaan Akses dalam 1–2 Hari
Balqis Humaira Sentil Warganet yang Ribut Bahas Skandal Perselingkuhan Inara Rusli: Mending Grebek Manusia yang Bikin Sumatera Banjir...