Kamis, 4 Juni 2026

Ahli ITB Ungkap Penyebab Banjir Bandang dan Longsor di Sumut, Aceh dan Sumbar, Bukan hanya Siklon Tropis Senyar?

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Jumat, 28 November 2025 | 18:00 WIB
Salah satu kondisi wilayah di Aceh yang terdampak banjir (X/@Aceh)
Salah satu kondisi wilayah di Aceh yang terdampak banjir (X/@Aceh)

 

SketsaNusantara.id - Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut) hingga Sumatera Barat (Sumbar) dilanda banjir hingga longsor sejak 21 November 2025.

Hingga saat ini, belasan kabupaten/kota dilaporkan terdampak banjir dan longsor, beberapa di antaranya membuat sejumlah akses darat terputus.

Berdasarkan laporan yang diterima Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 27 November 2025, bencana alam tersebut telah memakan 34 korban meninggal dunia.

Baca Juga: Update Banjir di Sumatera Utara, BNPB Buka Akses Darat yang Terputus hingga Kirim Bantuan via Jalur Udara

Selain itu, 52 warga dinyatakan hilang serta ribuan warga yang terdampak mengungsi.

Menurut Ketua Program Studi Meteorologi ITB, Dr Muhammad Rais Abdillah, fenomena alam tersebut terindikasi sebagi dampak dari interaksi antaran faktor atmosfer, kondisi geospasial hingga kapasitas tampung wilayah.

Dalam rilisnya, Dr Muhammad Rais Abdillah menjelaskan, karakteristik curah hujan di wilayah Sumatera bagian utara berbeda dibandingkan daerah lain di Indonesia.

Baca Juga: Bantu Korban Banjir di Medan, Pemilik Warung Ayam Penyet Ini Rela Tutup untuk Bagikan 700 Porsi, Netizen Ramai Kirim Doa

Ia mengungkapkan, secara klimatologis, wilayah Sumatera bagian utara sedang berada di puncak musim hujan.

“Wilayah Tapanuli sedang berada pada musim hujan karena Sumatera bagian utara memiliki pola hujan sepanjang tahun atau dua puncak hujan dalam satu tahun,” ungkapnya.

Dr Rais menambahkan, selama periode tersebut, curah hujan di wilayah Sumatera bagian utara tergolong sangat lebat.

Baca Juga: Kembali Kritik Pemerintah, Fedi Nuril Minta Prabowo Tindak Tegas Pelaku Perusakan Hutan di Taman Nasional Tesso Nilo

Selain itu, Siklon Tropis Senyar juga cukup meningkatkan suplai uap air yang memperkuat pembentukan awan hujan.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: itb.ac.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X