SketsaNusantara.id – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam membantu penanganan bencana alam di Jawa Timur. Pada Kamis, 27 November 2025, PMI Jember menyalurkan bantuan logistik untuk masyarakat terdampak erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang. Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Pos Pelayanan Tanggap Darurat Erupsi Semeru milik PMI Kabupaten Lumajang.
Rombongan PMI Jember dipimpin oleh Ketua PMI Jember, Zainollah, yang secara simbolis menyerahkan paket bantuan kebutuhan pokok. Ia menyebutkan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian nyata masyarakat Jember kepada korban bencana yang tengah berjuang memulihkan kondisi pascaerupsi.
Bantuan yang disalurkan terdiri atas berbagai kebutuhan dasar yang saat ini sangat dibutuhkan para pengungsi. Di antaranya 34 karton mi instan atau setara 1.360 bungkus, serta 88 pack beras dengan total mencapai 264 kilogram. Bantuan ini difokuskan pada pemenuhan kebutuhan pangan cepat saji yang dapat langsung dikonsumsi oleh warga terdampak.
Baca Juga: Dorong Standarisasi Produksi Darah, PMI Jember Studi Tiru ke Sidoarjo Guna Penuhi CPOB Tahun 2026
“Hari ini kami dari PMI Jember datang ke Lumajang untuk menyerahkan bantuan kepada warga terdampak erupsi Gunung Semeru yang terjadi beberapa waktu lalu,” ujar Zainollah.
Menurutnya, bantuan logistik ini diharapkan dapat membantu meringankan beban para pengungsi yang masih bertahan di beberapa titik hunian sementara.
Zainollah menambahkan bahwa bantuan yang dibawa PMI Jember bukan sekadar wujud kepedulian lembaga, tetapi juga merupakan bentuk solidaritas masyarakat Jember yang turut prihatin terhadap kondisi warga Lumajang.
“Ini adalah sumbangsih masyarakat Jember. Semoga mampu sedikit membantu kebutuhan sehari-hari para pengungsi,” tuturnya.
Di luar bantuan logistik dari PMI Jember, dukungan juga mengalir dari jejaring PMI Wilayah III, yang mencakup Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, serta Kota dan Kabupaten Probolinggo. Jejaring tersebut mengirimkan donasi uang tunai sebesar Rp10 juta untuk membantu pengelolaan kebutuhan mendesak di lapangan. Donasi ini diterima oleh PMI Lumajang sebagai tambahan biaya operasional dalam pelayanan kebencanaan.
Sebelum bantuan logistik disalurkan, PMI Jember terlebih dahulu mengirimkan tim asesmen untuk memetakan kebutuhan prioritas. Tim ini bertugas mengumpulkan informasi mengenai jumlah pengungsi, ketersediaan makanan, kebutuhan sanitasi, serta dukungan psikososial yang diperlukan.
Untuk memperkuat proses kajian, PMI Jember kembali menurunkan dua relawan tambahan, yakni Gigih Priambodo dan Ahmad Fauzi. Kedua relawan tersebut bergabung dengan tim PMI Jawa Timur sejak 23 hingga 27 November 2025. Mereka melakukan asesmen lanjutan di desa-desa terdampak dan berkoordinasi dengan posko utama PMI Lumajang.
Dengan adanya bantuan ini, PMI Jember berharap dapat membantu pemenuhan kebutuhan dasar para korban sekaligus memperkuat respons kebencanaan di wilayah Lumajang. Upaya cepat PMI Jember dan jejaring PMI wilayah III menjadi bukti bahwa solidaritas antardaerah tetap kuat saat bencana terjadi.***
Artikel Terkait
SMKN 4 Jember Terima Paket Siaga Bencana dari JRCS–PMI, Ini Manfaatnya bagi Kesiapsiagaan Sekolah Hadapi Ancaman Alam
HUT ke-62 Brigif 9 Jember: Ratusan Personel TNI Berpartisipasi dalam Donor Darah hingga Hasilkan 108 Kantong untuk PMI
KSR PMI Unmuh Jember Rayakan Dies Natalis ke-18, Kampus dan PMI Jember Sampaikan Apresiasi hingga Pesan untuk Relawan Muda
PMI Jember Gembleng 33 Guru SD dalam ToF PMR Mula, Strategi Tanamkan Semangat Kerelawanan di Era Digital
Perkuat Penanganan Bencana, PMI Jember Berangkatkan 3 Relawan Terlatih untuk Pemetaan Dampak Erupsi Gunung Semeru
Pelatihan SIBAT di Puger Wetan Digelar PMI-JRCS demi Membangun Ketangguhan Warga di Daerah Rawan Bencana