SketsaNusantara.id - Seorang petugas stasiun diduga dipecat karena botol minum atau tumbler salah satu penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) hilang.
Kabar yang beredar di media sosial ini langsung menyita perhatian netizen kini mengecam penumpang KRL yang diketahui bernama Anita.
Kecaman juga ditujukan kepada PT. KAI dan Commuter Line yang diduga memecat petugas stasiun tersebut yang sebelumnya hendak ikut bertanggung jawab dengan mengganti tumber yang hilang.
“Padahal petugasnya udah niat ganti loh,” tulis akun X @bakuldimsum_ sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id.
Berdasarkan cuitan akun X @bakuldimsum_, hal ini bermula dari utas yang dibuat Anita di media sosialnya.
Lewat akun Thread-nya @anitadewl, penumpang KRL rute Stasiun Tanah Abang-Rawa Buntu mengaku coolerbag miliknya tertinggal di bagasi kereta.
Ia pun segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas Stasiun Rawa Buntu dan coolerbag miliknya berhasil ditemukan.
Keesokan harinya, Anita bersama sang suami berencana mengambil tas pendingin miliknya, namun saat dicek kembali satu tumbler miliknya hilang.
Anita menuturkan dalam utasnya, berdasarkan foto yang dikirimkan petugas yang menemukan tas pendinginnya itu, semua barang di dalam cooler bag-nya lengkap.
“PS (Petugas Stasiun) di sana tidak mengetahui di mana tubler Tuku itu dan PS jujur kalau dia tidak mengecek saat serah terima dengan security Walka saat itu,” tulis Anita dalam utas Thread-nya yang diunggah ulang akun Instagram @ekiinfotainment.
Petugas yang diketahui bernama Argi ini sempat berkoordinasi dengan Anita yang meminta rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Artikel Terkait
Siapa Ketua Umum PBNU yang Baru Jika Gus Yahya Benar-benar Dipecat?
Universitas Oxford Dikritik Keras Usai Abaikan Nama Peneliti Indonesia dalam Temuan Rafflesia Hasselti, Kolonialisme Akademik?
Arief Camra Ketua Yayasan Griya Lansia Malang Mendadak Diperiksa Ditressiber Polda Jatim, Ada Apa?
PB PMII Nyatakan Sikap Kemandirian Organisasi di Tengah Memanasnya Dinamika PBNU
4 Fakta Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Sungai Bedadung Jember, Kronologi hingga Ciri-ciri Fisik
Siswa SDN 117 Batununggal Menunggunya hingga 5 Jam, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Buka Suara: Saya Juga Kaget