SketsaNusantara.id - Kegiatan donor darah kini hadir dengan konsep yang lebih akrab bagi warga Rambipuji. Ranting Nahdlatul Ulama (NU) setempat menggelar aksi sosial yang memadukan kebutuhan kesehatan dan pendekatan komunitas.
Warga datang bukan hanya untuk menyumbangkan darah, tetapi juga menikmati kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan tersebut.
Pendekatan ini membuat suasana lebih ramah dan membuat banyak orang ingin ikut berpartisipasi.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu 15 November 2025 itu menghadirkan suasana berbeda.
Setiap peserta, baik yang lolos maupun tidak lolos pemeriksaan kesehatan, tetap mendapatkan bonus Soto Lamongan.
Cara ini membuat kegiatan donor darah terasa lebih dekat dengan budaya lokal, sekaligus menjadi bentuk penghargaan bagi siapa pun yang hadir.
Pendekatan tersebut juga membantu meningkatkan partisipasi masyarakat pada kegiatan donor darah berikutnya.
Acara dipusatkan di kantor sekaligus rumah Ketua Ranting NU Kota Rambipuji, Haji Hariyono. Lokasi itu langsung dipenuhi warga sejak pagi.
Banyak dari mereka datang setelah sekian lama tidak mengikuti donor darah. Antusiasme warga terlihat dari panjangnya antrean sejak pendaftaran dibuka.
“Mereka lama tidak ikut donor, dan ketika ada donor mereka berduyun-duyun ikut donor darah di sini,” ujar Haji Hariyono.
Jumlah warga yang mendaftar mencapai 106 orang. Setelah pemeriksaan kesehatan, 69 orang dinyatakan memenuhi syarat untuk mendonorkan darah.
Artikel Terkait
Regenerasi Tak Pernah Padam, KSR PMI Unej Cetak Relawan Baru Lewat Diklatsar ke-33 Sepanjang November–Desember 2025
PMI Jember Didesak Bangkit dari Utang dan Krisis Layanan, PMI Jatim Minta Klinik serta Ambulans Gratis Diaktifkan Kembali
Semangat Kemanusiaan di Puger, 27 Kantong Darah Terkumpul dari Aksi Donor PMI Jember
Donor Darah Mahasiswa UNEJ Berhasil Himpun 28 Kantong, PMI: 'Ini Merupakan Kontribusi Nyata Fakultas Teknik'
PMI Jember Kerahkan Dua Relawan Satgana, Bantu Proses Pencarian Pelajar Hanyut di Bedadung