Kamis, 4 Juni 2026

PBNU Melarang Gus Elham Yahya Berdakwah Lagi Imbas Video Viral Cium Anak Perempuan, Benarkah?

Photo Author
Nahria Sakinatul Jannah, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 15 November 2025 | 14:30 WIB
Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar  (YouTube Liputan6 )
Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar (YouTube Liputan6 )

SketsaNusantara.id - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) secara tegas memberikan teguran sekaligus kecaman kepada Gus Elham Yahya

Diketahui bahwa Gus Elham Yahya sempat viral beberapa waktu lalu lantaran video mencium anak perempuan tersebar di dunia maya. 

Imbas dari viralnya video tersebut membuat pendakwah 24 tahun itu panen hujatan dari netizen di berbagai platform media sosial.

Baca Juga: Rais Aam PBNU Sindir Gus Elham Yahya Usai Video Cium Anak Perempuan di Depan Jamaah Viral: Dakwah Macam Apa Itu

Selain netizen, diketahui bahwa kecaman untuk putra K.H. Luqman Arifin Dhofir juga datang dari tokoh-tokoh besar. 

Eks Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, pun turut menyorot tindakan Gus Elham Yahya yang viral saat mencium anak perempuan. 

Selain itu, Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafii juga memberikan komentar atas viralnya video tersebut.

Baca Juga: Gus Elham Yahya Anak Siapa? Inilah Profil Putra Kyai Pengasuh Ponpes di Kediri yang Video Viralnya Dikecam Publik

Melalui laman resmi kemenag.go.id, Romo Syafii menyebut bahwa tindakan Gus Elham itu tidak pantas untuk dilakukan.

Apalagi ia mencium anak perempuan itu berkali-kali dan dilakukan di depan para jamaah.

Seperti yang diketahui bahwa sosok Gus Elham ini merupakan salah satu cucu dari kiai besar pendiri Pondok Pesantren Al-Ikhlas Kediri, Jawa Timur.

Baca Juga: Video Viral Gus Elham Yahya Cium Anak Perempuan Sampai ke Kementerian Agama, Wamenag: Itu Tidak Pantas!

Sebagai seorang pendakwah muda Nahdlatul Ulama, tentu saja tindakan tak pantas yang dilakukan cucu K.H. Mudhofir Ilyas mendapat sorotan dari Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU).

Raim Aam PBNU K.H. Miftachul Akhyar memberikan komentar tajam bagi pendiri MT Ibadallah itu. 

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: kemenag.go.id, YouTube Liputan6

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X