“Kita tadi berdiskusi dengan pihak sekolah dan pemangku kepentingan lainnya untuk mempersiapkan kegiatan belajar mengajarkan hari Senin besok,” ucapnya.
“Apa yang bisa kita lakukan bersama karena yang perlu mendapatkan perlindungan dan pemulihan bukan hanya yang sekarang di rumah sakit, tapi anak-anak yang ada di sekolah ini juga butuh,” imbuh Arifah.
Ia menambahkan, langkah pemulihan jangka panjang akan dilakukan dengan melibatkan guru dan keluarga siswa agar memori buruk dari peristiwa tersebut tidak mengganggu proses pembelajaran.
“Ini sekaligus memastikan memori buruk dari peristiwa tersebut tidak mengganggu kegiatan pembelajaran di sekolah,” sambungnya.
Penyelidikan Masih Berlangsung
Sementara itu, penyelidikan terhadap terduga pelaku ledakan masih dilakukan oleh pihak kepolisian. Hingga Sabtu sore, 8 November 2025, sebanyak 96 korban telah terdata dari insiden tersebut.
“Penyelidikan dan penanganan peristiwa ini, Polri melibatkan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan tim trauma healing, mengingat bahwa korban dan yang diduga melakukan sesuatu perbuatan adalah anak yang berhadapan dengan hukum,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Bhudi Hermanto, kepada media.
Bhudi menegaskan, aparat berupaya memastikan agar aktivitas belajar di SMAN 72 Jakarta bisa segera kembali normal.
“Harapan Bapak Kapolri dan Polda Metro Jaya, sekolah bisa segera kembali normal dan aktivitas belajar bisa kembali pulih,” ujarnya.
Ia menambahkan, motif terduga pelaku masih didalami oleh tim gabungan dari Densus 88 dan Krimum Polda Metro Jaya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Dinilai Profesional, SMAN 1 Kapongan Bondowoso Pilih Jasa Pawang Adem SMKN Klabang Perbaiki Sarana Sekolah
Cetak Kader Siswa-Santri, Ekskul Remas Al-Barqi SMAN 1 Jombang Gelar PKM
Membanggakan! PMR Madya SMPN 4 Jember Berhasil Raih Juara Umum Lomba Senara SMAN 2 Jember 2025
Gandeng SMAN 5 Jember, PMI Jember Gelar Aksi Donor Darah, Wujudkan Generasi Peduli Sesama
PMR Wira SMAN 3 Jember Catat 87 Peserta Donor, Setiap Pendonor Pulang Bawa Tumbler