SketsaNusantara.id - Setelah program Gerobak Cinta yang diperuntukan kepada para pengusaha UMKM lokal, Fraksi Gerindra DPRD Jember mendorong agar program ini terus berjalan.
Perencanaan program Gerobak Cinta ini diambil sebagai langkah, untuk bisa meningkatkan perekonomian di Jember.
Anggota Fraksi Gerindra DPRD Jember Ardi Pujo Prabowo mengatakan, program Gerobak Cinta ini menjadi salah satu program andalan yang telah disusun, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi khususnya para pengusaha lokal yakni, UMKM.
"Kami dari Fraksi Gerindra DPRD Jember mendukung sepenuhnya program Gerobak Cinta ini, karena dampaknya langsung dirasakan oleh pelaku usaha lokal," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis 6 November 2025.
Meskipun, dalam pelaksanaan programnya terdapat beberapa kendala hingga mendapatkan berbagai masukan oleh Komisi B DPRD Jember.
Ardi menegaskan, jika program yang telah disusun ini sudah melalui proses dan mekanisme yang tepat.
"Jadi memang semua program yang sudah masuk hingga akhir tahun ini, semua sudah melalui pembahasan di Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) dan disahkan melalui sidang paripurna," imbuhnya.
Dengan adanya masukkan soal penerima bantuan program Gerobak Cinta tersebut, menurut Ardi hal ini sebagai bentuk kehati-hatian dari Dinas Koperasi dan UMKM untuk menentukan penerimanya.
"Maka saat ini kami meyakini bahwa Dinas Koperasi dan UMKM, masih melakukan verifikasi dan validasi terhadap para calon penerima bantuan sehingga bisa tepat pada sasarannya," tukasnya.
Baca Juga: RAPBD 2026 Segera Dibahas, DPRD Jember Pastikan Tidak Ada Kendala Setelah Konsultasi Pemprov Jatim
Di sisi lain, Ardi menerangkan jika program Gerobak Cinta yang diberikan kepada masyarakat ini memiliki tujuan yang strategis.
"Pertama soal peningkatan ekonomi khususnya pelaku usaha lokal atau UMKM, dan juga membantu untuk pengentasan kemiskinan ekstrem di Jember," tegasnya.
Artikel Terkait
Jelang Akhir Tahun Puluhan Proyek Infrastruktur Baru Selesai Lelang, DPRD Jember Soroti Risiko Kualitas Pengerjaan
Paripurna APBD 2026 Ditunda, DPRD Jember Sebut Ada Pengurangan DBHCHT ke Daerah Sebesar Rp75 Miliar
Pembahasan APBD 2026 Belum Bisa Dilaksanakan, DPRD Jember Masih Konsultasikan 2 Hal Penting ke Pemprov Jatim
Satu Pimpinan DPRD Jember Tersangkut Kasus Hukum, Wakil Ketua Widarto: Tak Pengaruhi Kinerja Parlemen
HET Pupuk Bersubsidi Turun 20 Persen, Komisi B DPRD Jember Minta Dinas TPHP Awasi Kuota dan Proses Distribusinya
Kementan Umumkan Harga Pupuk Bersubsidi Turun, Fraksi Gerindra DPRD Jember Siap Kawal Kebijakan Pemerintah Pusat
Banyak Pohon Tumbang saat Cuaca Ektrem, Komisi C DPRD Jember Minta OPD Segera Lakukan Perempesan
RAPBD 2026 Segera Dibahas, DPRD Jember Pastikan Tidak Ada Kendala Setelah Konsultasi Pemprov Jatim
DPRD Jember Minta Partai NasDem Segera Usulkan Pengganti Pimpinan Sementara, Widarto: Ini Sesuai dengan Tatib Dewan
Komisi B DPRD Jember Kritik Pedas Pelaksanaan Program Gerobak Cinta, Candra: Perencanaanya Tak Maksimal