Kamis, 4 Juni 2026

PMI Jember Kerahkan Dua Relawan Satgana, Bantu Proses Pencarian Pelajar Hanyut di Bedadung

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Kamis, 6 November 2025 | 17:09 WIB
PMI Jember menurunkan dua relawan Satgana untuk membantu pencarian siswa SMK yang hanyut di Sungai Bedadung. (Dok. PMI Jember)
PMI Jember menurunkan dua relawan Satgana untuk membantu pencarian siswa SMK yang hanyut di Sungai Bedadung. (Dok. PMI Jember)

SketsaNusantara.id - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember mengirimkan tim relawan untuk membantu pencarian seorang siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang dilaporkan hanyut di Sungai Bedadung, Rabu 5 November 2025 sore.

Upaya pencarian dilakukan bersama berbagai unsur gabungan seperti Basarnas, BPBD, TNI, Polri, dan komunitas relawan lainnya.

Pengerahan relawan ini merupakan langkah tanggap darurat PMI untuk mendukung misi kemanusiaan di wilayah bencana air.

Baca Juga: Pengguna Motor di Jember Keluhkan Motor Brebet Usai Isi Pertalite di SPBU, Netizen: Kasih Tahu Pom yang Mana, Takutnya Fomo

Ketua PMI Jember, Zainollah, SPd, menjelaskan bahwa dua anggota satuan siaga bencana (Satgana) telah diterjunkan ke lokasi untuk memperkuat operasi di lapangan.

“Untuk memperkuat tim gabungan dalam operasi pencarian, kami dari PMI Jember menerjunkan dua relawan kami yang saat ini sudah di lokasi,” ujar Zainollah.

Kedua relawan yang ditugaskan, yakni M. Faiturrahman dan Imam Rosyidi, ikut bergabung bersama tim gabungan dari Basarnas Pos SAR Jember, BPBD, TNI, Polri, serta berbagai komunitas relawan.

Mereka bekerja menyisir aliran Sungai Bedadung dengan mempertimbangkan kecepatan arus dan titik-titik rawan.

Baca Juga: Kronologi Pelajar STM di Balung, Jember yang Hanyut di Sungai Bedadung, Sempat Ditolong Sebelum Hilang

Hingga Kamis sore, proses pencarian masih terus dilakukan.

Tim gabungan berupaya memperluas area pencarian dengan tetap mengutamakan keselamatan anggota di lapangan.

PMI Jember juga mengerahkan perlengkapan pendukung operasi seperti peralatan komunikasi, pelampung, dan perlengkapan pertolongan darurat.

Upaya ini diharapkan dapat mempercepat penemuan korban yang hingga kini masih belum ditemukan.

Dalam keterangannya, Zainollah menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama ketika debit air meningkat dan arus deras terjadi.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X