SketsaNusantara.id - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember mengirimkan tim relawan untuk membantu pencarian seorang siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang dilaporkan hanyut di Sungai Bedadung, Rabu 5 November 2025 sore.
Upaya pencarian dilakukan bersama berbagai unsur gabungan seperti Basarnas, BPBD, TNI, Polri, dan komunitas relawan lainnya.
Pengerahan relawan ini merupakan langkah tanggap darurat PMI untuk mendukung misi kemanusiaan di wilayah bencana air.
Ketua PMI Jember, Zainollah, SPd, menjelaskan bahwa dua anggota satuan siaga bencana (Satgana) telah diterjunkan ke lokasi untuk memperkuat operasi di lapangan.
“Untuk memperkuat tim gabungan dalam operasi pencarian, kami dari PMI Jember menerjunkan dua relawan kami yang saat ini sudah di lokasi,” ujar Zainollah.
Kedua relawan yang ditugaskan, yakni M. Faiturrahman dan Imam Rosyidi, ikut bergabung bersama tim gabungan dari Basarnas Pos SAR Jember, BPBD, TNI, Polri, serta berbagai komunitas relawan.
Mereka bekerja menyisir aliran Sungai Bedadung dengan mempertimbangkan kecepatan arus dan titik-titik rawan.
Hingga Kamis sore, proses pencarian masih terus dilakukan.
Tim gabungan berupaya memperluas area pencarian dengan tetap mengutamakan keselamatan anggota di lapangan.
PMI Jember juga mengerahkan perlengkapan pendukung operasi seperti peralatan komunikasi, pelampung, dan perlengkapan pertolongan darurat.
Upaya ini diharapkan dapat mempercepat penemuan korban yang hingga kini masih belum ditemukan.
Dalam keterangannya, Zainollah menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama ketika debit air meningkat dan arus deras terjadi.
Artikel Terkait
Aksi Begal di Jember Kembali Terjadi, Pelaku Ditangkap Warga, Netizen: Jangan Main Hakim Sendiri
Jejak Juang Letkol Moch. Sroedji Dihidupkan Kembali, Pramuka Universitas Jember Gelar Napak Tilas untuk Tanamkan Spirit Pancasila di Era Digital
RAPBD 2026 Segera Dibahas, DPRD Jember Pastikan Tidak Ada Kendala Setelah Konsultasi Pemprov Jatim
DPRD Jember Minta Partai NasDem Segera Usulkan Pengganti Pimpinan Sementara, Widarto: Ini Sesuai dengan Tatib Dewan
Innalillahi! Seorang Anak di Jember Tega Bunuh Ibu Kandungnya, Diduga Stres dan dalam Pengaruh Miras