Kamis, 4 Juni 2026

Hasan Nasbi Bandingkan PMTAS Soeharto dengan Program MBG Prabowo, Kenang Masa SD Dapat Bubur Kacang Hijau

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 1 November 2025 | 16:00 WIB
Hasan Nasbi memuji dan membandingkan MBG dengan era Soeharto. (Instagram @hasan_nasbi)
Hasan Nasbi memuji dan membandingkan MBG dengan era Soeharto. (Instagram @hasan_nasbi)

SketsaNusantara.id - Mantan Kepala Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, menyinggung kembali program makan anak sekolah yang pernah dijalankan di masa pemerintahan Presiden Soeharto.

Ia menilai, program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini digagas pemerintah memiliki kemiripan dengan program Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMTAS) pada era Orde Baru.

“Sekarang kan ada namanya program makan bergizi gratis, tapi di awal 90-an itu Pemerintah Orde Baru ada namanya program PMTAS,” ujar Hasan Nasbi dalam tayangan di kanal YouTube pribadinya, Jumat 31 Oktober 2025.

Baca Juga: Ratusan Siswa Gunungkidul Tumbang Usai Menyantap MBG, Bupati Ingatkan soal Kebersihan Dapur!

Hasan mengisahkan pengalamannya sebagai salah satu penerima manfaat program PMTAS saat masih duduk di bangku sekolah dasar.

Ia menyebut, makanan yang diberikan kala itu sederhana tetapi bergizi.

“Waktu SD saya dapat itu, kadang-kadang kita dikasih bubur kacang hijau, telur rebus,” lanjutnya.

Menurut Hasan, pada pertengahan 1990-an, program PMTAS sudah menjangkau jutaan anak sekolah di berbagai daerah di Indonesia. “Sampai tahun 95–96 itu sudah 6 juta anak yang dapat,” tuturnya.

Baca Juga: BGN Siapkan Rp5 Juta Bagi Warga yang Berhasil Membuat Konten Positif dari MBG Hingga Viral, Netizen: 19 Juta Lapangan Kerja Jadi Buzzer?

Hasan menjelaskan, program PMTAS mulai terhenti ketika Indonesia mengalami krisis ekonomi pada 1997–1998. Kondisi tersebut disusul dengan perubahan politik besar yang menandai berakhirnya pemerintahan Orde Baru.

“Artinya program ini jalan secara bertahap dan mulai terhenti karena kita mengalami krisis ekonomi dan beralihnya kekuasaan ke era reformasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, seandainya tidak terjadi pergantian kekuasaan secara drastis, program tersebut mungkin bisa terus berlanjut hingga saat ini. “Kalau enggak ada penggulingan kekuasaan, mungkin program ini sudah jalan terus ini,” pungkas Hasan.

Program PMTAS pada masa Soeharto dikenal sebagai salah satu inisiatif pemerintah untuk menekan masalah gizi anak dan meningkatkan angka partisipasi sekolah dasar. Program itu dijalankan dengan melibatkan sekolah dan organisasi masyarakat agar anak dari keluarga kurang mampu tetap bisa bersekolah.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X