SketsaNusantara.id - Nama Purbaya Yudhi Sadewa sudah tidak asing lagi, Menteri Keuangan yang baru ini seolah membawa angin segar bagi masyarakat Indonesia.
Saat ini Menkeu Purbaya seakan-akan menjadi idola baru yang selalu disorot masyarakat, apalagi gaya bicaranya yang dinilai blak-blakan.
Namun gaya komunikasi pengganti Sri Mulyani Indrawati ini dianggap terlalu ceplas-ceplos oleh beberapa orang, salah satunya Hasan Nasbi.
Mantan orang terdekat Prabowo Subianto itu memberikan kritik kepada Purbaya, bukan tentang kinerjanya, tetapi gaya komunikasinya.
Eks Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan itu mengatakan jika gaya komunikasi Purbaya bisa membuat pemerintahan melemah.
"Kalau kita berbicara tentang konteks pemerintah ya, sesama anggota kabinet, sama pemerintah nggak bisa kalau menurut saya baku tikam terus-menerus di depan umum, karena itu akan melemahkan pemerintah," ujar Hasan Nasbi dikutip langsung dari kanal YouTube pribadinya, Jumat, 24 Oktober 2025.
Menanggapi ucapan eks Jubir TKN Prabowo-Gibran ini, Purbaya seakan percaya diri menunjukkan data hasil survei kepuasan masyarakat atas kinerja pemerintah.
Data yang ditunjukkan oleh bendahara negara itu dirilis pada bulan Oktober 2025 atau setelah ia resmi bergabung dengan Kabinet Merah Putih (KMP).
Tujuan Purbaya menunjukkan data tersebut sebagai bentuk bantahan atas sentilan yang disampaikan oleh Hasan Nasbi.
"Stabilitas pemerintah amat baik di mata masyarakat, kecuali di mata orang itu ya," ujar Purbaya saat di temui wartawan di Jakarta, Senin, 27 Oktober 2025.
Purbaya menjelaskan bahwa kinerja dirinya tidak mempengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Artikel Terkait
Prabowo Subianto Minta Menkeu Purbaya Alokasikan Sebagian Uang Sitaan Korupsi CPO Rp13 Triliun untuk Beasiswa LPDP
Siap-Siap! Menteri Purbaya Anggarkan Rp20 T untuk Pemutihan BPJS Kesehatan Kategori Ini, Cek Waktu Berlakunya
Prabowo Perintahkan Pejabat Negara Memakai Maung, Bendahara Negara Purbaya Respon Cepat: Dana Siap Tapi...
Coretax Disebut Produk Gagal: Menkeu Purbaya Ungkap Dugaan Tak Ada Uji Coba dan Kualitas Lemah
Dana Jumbo Rp200 Triliun Belum Cukup, Bank Mandiri Lapor Uang Habis, Menkeu Purbaya: 'Itu Bagus ya'