SketsaNusantara.id - Hujan lebat disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jember pada Senin,29 September 2025 sore.
Bencana alam itu menyebabkan sejumlah pohon tumbang hingga menimpa mobil dan menutup akses Jalan Nasional Surabaya-Jember dan memicu kemacetan.
Menurut laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Jember, Indra Tri Purnomo menerangkan bahwa hujan lebat disertai angin kencang mulai terjadi sekitar pukul 14.00 WIB.
"Puncaknya, pada pukul 15.25, angin kencang menyebabkan pohon tumbang dan mengganggu aktivitas dan menimbulkan kerugian material di dua Kecamatan Patrang dan Kaliwates," papar pria yang menjabat sebagai Kepala BPBD Jember itu.
Terdata, dua pohon tumbang dengan lingkar sekitar sekitar 90 cm menimpa satu unit mobil yang sedang parkir dan merusak tembok pagar Rumah Sakit Paru, Kecamatan Patrang.
Sementara di Kecamatan Kaliwates, satu pohon tumbang berdiameter 100 cm tumbang melintang dan menutup total akses Jalan Nasional Jember – Surabaya. Kejadian ini mengakibatkan kemacetan panjang dari arah kota maupun sebaliknya.
Dalam kejadian tersebut, dilaporkan satu unit mobil jenis Rush dengan nomor polisi P 1799 KB yang dikemudikan oleh Moh. Efendi (33) warga Desa Pakis, Kecamatan Panti, tertimpa pohon.
"Beruntungnya, seluruh penumpang mobil yang berjumlah tujuh orang dewasa dan satu balita dilaporkan selamat dari insiden tersebut," kata Indra.
Menindaklanjuti hal itu, tim gabungan dari berbagai unsur segera bergerak cepat menuju lokasi setelah laporan diterima.
Baca Juga: PMI Jember Naikkan Gaji Pegawai 15 Persen, Targetkan Disiplin dan Layanan Maksimal
"Pemotongan dan Pembersihan material pohon tumbang. Pengaturan lalu lintas di lokasi terdampak kemacetan," jelasnya.
Berkat sinergi dari berbagai pihak yang terlibat, yaitu BPBD Kab Jember, Polsek Patrang, Polsek Kaliwates, TNI, BBPJN, PU SDA Jatim, PLN, Destana Kaliwates, Desatana Mangli, Baret rescue, Brandal Alas, Relawan, dan Warga, pohon tumbang yang menutup jalan berhasil ditangani.
Artikel Terkait
Program Makan Bergizi Gratis di Jember Ditolak Siswa karena Aroma Aneh
Diduga Aniaya 3 Murid, Kepala SDN di Jember Dilaporkan Wali Murid ke Polisi
Lakukan Wawancara Lanjutan, Penerima Program Beasiswa Cinta Bergema di Jember Diproyeksikan Rampung Akhir Oktober 2025
KUA-PPAS APBD 2026 Disepakati Tanpa Kendala, Bupati Jember Gus Fawait Siap Tancap Gas Program Prioritas
Tak Ingin Cuma Pintar Berteori, Ketua TP PKK Jember Ning Ghyta Ajak Tim Pendamping Keluarga Lakukan Pendekatan Secara Intens
Upaya Mitigasi Bencana Banjir di Kaliwates, BPBD Jember Gandeng Berbagai Pihak Lakukan Gotong Royong Bersihkan Saluran Air
7 Rumah Hangus Dilalap Si Jago Merah, BPBD Jember Segera Berikan Bantuan pada Korban Rentan
PMI Jember Naikkan Gaji Pegawai 15 Persen, Targetkan Disiplin dan Layanan Maksimal
Pastikan Program MBG Berjalan Baik, Bupati Jember Gus Fawait Segera Bentuk Satgas: Awasi Kebutuhan Gizi Anak Terpenuhi
Viral! Siswi SMP di Jember Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Kamar Kost, Diduga Jadi Korban Pengeroyokan