SketsaNusantara.id - Polres Jember terus mendalami kasus kematian Febri Arisandi (24), staf gudang PT Sungai Budi yang ditemukan tewas di mess perusahaan di Kelurahan Wirolegi, Kecamatan Sumbersari, Jumat 22 Agustus 2025.
Penyidik kini telah meningkatkan status penanganan perkara tersebut ke tahap penyidikan.
Kasatreskrim Polres Jember, AKP Angga Riatma menyampaikan, hingga saat ini pihaknya sudah memeriksa delapan orang saksi.
Mereka terdiri dari empat saksi utama, sejumlah pekerja harian (waker), serta kepala cabang perusahaan.
"Sudah delapan orang yang kami mintai keterangan. Nanti hari Senin akan kami panggil kembali untuk pendalaman," katanya, Minggu 24 Agustus 2025.
Selanjutnya kata dia, kendati hasil autopsi dari RSD dr Soebandi Jember telah keluar. Pihaknya masih menunggu gelar perkara untuk memastikan arah penyidikan.
Baca Juga: 2 Wisata Low Budget di Jember Jatim, Ada Air Terjun Bisa Jadi Tempat Healing Favorit di Tahun 2025
"Kami laksanakan gelar dulu, baru nanti bisa diketahui apakah sudah bisa ditetapkan tersangka," ujarnya.
Saat ditanya soal dugaan sementara penyebab kematian, AKP Angga enggan berspekulasi.
Dia menegaskan penyidik akan berhati-hati agar tidak memunculkan tafsir yang justru bisa dimanfaatkan pihak tertentu.
"Saya tidak bisa menyampaikan spekulasi. Nanti setelah gelar perkara akan jelas arahnya," paparnya.
Sejauh ini, polisi juga mengantisipasi kemungkinan adanya saksi yang mencoba menghindar dari panggilan penyidik.
Artikel Terkait
2 Rekomendasi Spot Healing di Kota Jember Jawa Timur, Ada Bukit dengan Pemandangan Tiada Duanya
Belum Genap 1 Tahun Menjabat, Kepuasan Masyarakat Atas kinerja Bupati Jember Muhammad Fawait Capai 80,7 Persen
Ratusan Peserta Tajemtra 2025 Nikmati Angkutan Kereta Gratis dari PT KAI Daop 9 Jember ke Tanggul
Lepas Belasan Ribu Peserta Tajemtra, Bupati Jember Gus Fawait: Tahun Depan Kita Bikin Semarak
3 Ciri Khas Martabak Manis ala Jember, Bertabur Aneka Topping Variatif yang Menggoda dan Manisnya Gak Lebay