Kamis, 4 Juni 2026

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka Sentil DPR soal Usulan Gerbong Rokok di Kereta Api: Ada Skala Prioritas

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Minggu, 24 Agustus 2025 | 22:00 WIB
Gibran Rakabuming Raka jawab usulan DPR terkait ruang merokok di gerbong kereta  (Tangkapan layar YouTube Liputan6 )
Gibran Rakabuming Raka jawab usulan DPR terkait ruang merokok di gerbong kereta (Tangkapan layar YouTube Liputan6 )

SketsaNusantara.id - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menanggapi usulan kontroversial dari salah satu anggota DPR RI terkait gerbong rokok.

Beberapa waktu yang lalu, Nasim Khan, anggota DPR RI meminta PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyediakan satu gerbong khusus untuk perokok di kereta jarak jauh.

Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Liputan6, Gibran dengan tegas menyatakan bahwa usulan tersebut bukanlah skala prioritas.

Baca Juga: Berjanji Pembangunan Tak akan Jawa Sentris, Wakil Presiden Gibran Hadiri Ulang Tahun Panglima Jillah di Kalimantan, Singgung IKN

"Dalam merumuskan kebijakan ya itu ada yang namanya skala prioritas," tegas Gibran Rakabuming Raka.

"Ini nantinya tergantung kekuatan fiskal internal KAI," imbuhnya.

"Kalau pendapat saya pribadi lebih baik diprioritaskan untuk misalnya ibu hamil, balita, lansia, kaum difabel," tegasnya.

Baca Juga: Tuai Pujian, Gibran Rakabuming Raka Bersilaturahmi di Kediaman Try Sutrisno, Sosok yang Mendukung Isu Pemakzulannya

Bahwa jika ada anggaran fiskal KAI yang lebih, lebih baik dibuat untuk membangun fasilitas seperti yang disebutkannya diatas.

Gibran menganggap bahwa usulan gerbong rokok tidak sejalan dengan program kesehatan pemerintah yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto.

Untuk itu sebagai wakil Prabowo ia menekankan bahwa dalam perumusan kebijakan, harus ada skala prioritas yang mengedepankan kebutuhan masyarakat secara luas.

Baca Juga: Menghadiri Peringatan Hari Lahir Pondok Pesantren Ora Aji yang Diasuh oleh Gus Miftah, Gibran Singgung Program Presiden dalam Pidatonya

Menurut Gibran, jika ada anggaran atau "ruang fiskal" yang tersedia, akan lebih baik jika dana tersebut digunakan untuk hal-hal yang lebih penting dan mendesak.

Ia mencontohkan fasilitas yang harus lebih diprioritaskan, antara lain:

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: YouTube Liputan6

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X