SketsaNusantara.id - Insiden rem blong yang menimpa KRL (Kereta Rel Listrik) Commuter Line Jenggala 471A masih menyisakan trauma bagi para penumpangnya.
Peristiwa rem blong yang menimpa KRL rute Surabaya-Sidoarjo ini terjadi pada 19 Agustus 2025 lalu.
Sebuah kesaksian dari salah satu penumpang KRL saat insiden itu terjadi viral di sosial media TikTok.
Berdasarkan penelusuran tim SketsaNusantara.id, video viral tersebut diunggah oleh akun TikTok @bobyapriann pada 21 Agustus 2025.
“Awal keberangkatan pukul 18:21 dari Stasiun Gubeng-Sidoarjo. Awalnya memang semua berjalan lancar tidak ada apa-apa, sampai di Stasiun Gedangan, posisi ada di pukul 19:01,” kata akun TikTok @bobyapriann dikutip oleh tim redaksi.
Di tengah perjalanan, lampu kereta tiba-tiba mati dan penumpang belum menyadari bahwa saat itu kereta mulai mengalami gangguan.
“Sampai di stasiun akhir mau ke arah Sidoarjo, lampu kereta tiba-tiba mati. Di sini tidak ada pikiran jika posisi kereta lagi lost control,” lanjutnya.
Tiba-tiba seorang kondektur menyuruh seluruh penumpang untuk mundur dan perintah itu membuat penumpang panik.
“Lalu dari arah kondektur semua orang berteriak untuk suruh mundur. Karena memang posisi lagi ada di gerbong 1, jadi semua penumpang kaget,” sambungnya.
Dengan tertib, para penumpang mengikuti arahan kondektur dan mundur ke gerbong belakang.
“Kereta lepas kendali. Posisi kereta melaju sangat kencang. Semua orang mundur di gerbong 2,” katanya.
Karena kondisi semakin genting, tanpa pikir panjang masinis turun tangan dan mencoba untuk menghentikan kereta dengan rem darurat.
Artikel Terkait
Polemik Tunjangan Rumah DPR Rp50 Juta, Mukhamad Misbakhun Jelaskan Alasan dan Siapa yang Tentukan Besarannya
Noel Bersikukuh Tak Lakukan Pemerasan, KPK Sebut Terima Rp3 Miliar, Istana Serahkan Kasus ke Penegak Hukum
Vidi Aldiano Dapat Banyak Support Manggung meski Sedang Melawan Kanker, Pelantun Lagu Status Palsu Bilang: Dalam Hati…
Perdana Ikut Tejemtra 2025 Naik Kereta Api Gratis, Peserta: Sangat Membantu Sekali
Lepas Belasan Ribu Peserta Tajemtra, Bupati Jember Gus Fawait: Tahun Depan Kita Bikin Semarak