Kamis, 4 Juni 2026

Generasi Muda Diminta Jadi Entrepreneur daripada Ngomel, Ucapan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Bikin Netizen Murka!

Photo Author
Nurul Huda, Sketsa Nusantara
- Rabu, 20 Agustus 2025 | 10:30 WIB
Momen Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati, tersenyum saat podcast. (Instagram/rahayusaraswati)
Momen Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati, tersenyum saat podcast. (Instagram/rahayusaraswati)

SketsaNusantara.id – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, menyampaikan pesan kuat kepada generasi muda agar tidak bergantung sepenuhnya pada pemerintah dalam mencari pekerjaan.

Menurutnya, pola pikir menunggu lapangan kerja dari negara sama saja dengan mentalitas kolonial, di mana masyarakat hanya menanti arahan dari pemimpin.

Dalam pernyataannya, Rahayu mendorong anak muda untuk berani menciptakan peluang dengan menjadi seorang entrepreneur.

Baca Juga: Reza Rahardian Dituding Orator Bayaran Dalam Unjuk Rasa di DPR, Mahfud MD Akui Sakit Hati: Saya Kenal Lama!

“Kalau punya kreativitas, jadilah pengusaha, jadilah entrepreneur. Daripada ngomel nggak ada kerjaan, bikin kerjaan buat teman-teman. Kalau, misalnya, lo bisa masak, bikinlah bisnis kuliner, bisa jahit, bikinlah bisnis fashion,” ujarnya, dikutip dari akun resmi Instagram @bushcoo.

Menurut Rahayu, kreativitas adalah modal berharga untuk membuka usaha, baik di bidang kuliner, fesyen, maupun sektor lain yang berkembang pesat.

Ia menekankan pentingnya membaca peluang di sektor teknologi hingga agroindustri, yang saat ini semakin relevan dengan isu ketahanan pangan nasional.

Baca Juga: Prabowo Umumkan Pengangguran Terendah sejak 1998, DPR Ingatkan Pentingnya Sertifikasi Tenaga Kerja

Selain menekankan kreativitas, Rahayu juga mengajak generasi muda untuk lebih bijak mengelola keuangan. Ia mengingatkan bahwa menabung saja tidak cukup, melainkan harus berani berinvestasi.

Rahayu mencontohkan langkah Presiden Prabowo yang meresmikan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) untuk mengelola dana besar dalam mendukung megaproyek, seperti hilirisasi bauksit.

Menurutnya, model investasi semacam ini berpotensi memberikan keuntungan berlipat ganda dan berdampak positif bagi perekonomian Indonesia.

Baca Juga: Anggota DPR RI Charles Meikyansyah Puji Cara Bupati Jember Gus Fawait Cari Program Door to Door di Kementerian

Pernyataan Rahayu ini menuai beragam tanggapan dari masyarakat di media sosial. Ada yang mendukung, namun tak sedikit pula yang melontarkan kritik pedas.

Seorang warganet menuliskan, “Mentang-mentang gaji 100 juta per bulan,” tulis akun @fadheladrial29.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Instagram @bushcoo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X