Kamis, 4 Juni 2026

Royalti Lagu Indonesia Raya dan Tanah Airku Jadi Polemik, PSSI Protes, Istana Akui Perlu Aturan Baru agar Tidak Timbulkan Masalah

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 16 Agustus 2025 | 17:30 WIB
Indonesia Raya ciptaan WR Supratman. (kebudayaan.kemdikbud.go.id)
Indonesia Raya ciptaan WR Supratman. (kebudayaan.kemdikbud.go.id)

Ia menekankan bahwa lagu kebangsaan dan lagu nasional bukan sekadar karya musik biasa. Menurutnya, makna perjuangan dan nasionalisme yang terkandung tidak seharusnya dibebani aturan royalti.

“Sebaiknya aturan ini segera dihapus karena berisik, membuat gaduh,” tandas Yunus.

PSSI menilai, jika aturan royalti tetap dipaksakan, maka akan berdampak langsung terhadap suasana pertandingan timnas Indonesia. Hal ini bukan hanya menyulitkan federasi, tetapi juga bisa mengurangi makna kebersamaan yang sudah lama tercipta di stadion. Tradisi bernyanyi lagu nasional bersama ribuan suporter adalah bagian dari identitas sepak bola Indonesia.

Isu ini pun menjadi perhatian banyak pihak karena menyangkut aspek nasionalisme. Indonesia Raya sebagai lagu kebangsaan memiliki kedudukan simbolis yang sangat kuat. Lagu itu bukan hanya sekadar pengantar sebuah acara, melainkan bagian dari jati diri bangsa.

Perdebatan mengenai royalti ini juga menyentuh ranah hukum. Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) yang berwenang dalam pengelolaan royalti musik dianggap perlu segera memberikan penjelasan yang lebih gamblang. Jika tidak ada kepastian, persoalan ini bisa terus menimbulkan kegaduhan di ruang publik.

Masyarakat pun berharap agar pemerintah dapat mengambil sikap yang tepat. Jika memang ada aturan yang belum jelas, maka penyesuaian perlu dilakukan agar tidak menimbulkan dampak yang merugikan. Lagu kebangsaan dan lagu nasional sudah sepatutnya ditempatkan pada posisi yang istimewa.

Hingga kini, pembahasan masih terus berjalan. Istana menegaskan bahwa setiap kebijakan harus memperhatikan kepentingan publik secara luas. PSSI juga tetap menyuarakan agar aturan tersebut tidak sampai mengganggu tradisi dan semangat perjuangan tim nasional Indonesia.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X