Kamis, 4 Juni 2026

Kisah Syamsuardi, Mantan Pelaut yang Kini Bantu Petani Gowa Lewat AgenBRILink Podomoro Jaya

Photo Author
Zuhana Anibuddin Zuhro, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 9 Agustus 2025 | 13:09 WIB
Musim panen di Gowa, AgenBRILink catat transaksi ratusan juta sehari untuk petani (Dok. BRI)
Musim panen di Gowa, AgenBRILink catat transaksi ratusan juta sehari untuk petani (Dok. BRI)

SketsaNusantara.id – Di tengah geliat pertanian di Kabupaten Gowa, layanan perbankan yang mudah diakses menjadi kebutuhan mendesak. Sejak 2017, AgenBRILink Podomoro Jaya milik Syamsuardi hadir menjawab kebutuhan itu, terutama bagi para petani di Kecamatan Bontonompo.

Syamsuardi, yang sebelumnya berprofesi sebagai pelaut dan sempat merantau ke Jakarta, memutuskan kembali ke kampung halaman dengan membawa misi baruyaitu menyediakan layanan keuangan yang dekat dan terjangkau. Lewat AgenBRILink, ia melayani berbagai kebutuhan warga mulai dari setoran dan penarikan tunai, pembayaran angsuran, hingga pembukaan rekening baru.

Peran AgenBRILink miliknya terasa semakin penting di musim panen. Aktivitas ekonomi warga melonjak drastis, terutama dari para pengepul gabah yang membutuhkan penarikan dana besar dalam waktu singkat.

Baca Juga: Resmikan Kantor di Taipei, BRI Buka Layanan untuk 360 Ribu PMI dan Targetkan Remitansi Triliunan Rupiah Tiap Tahun

“Kalau musim panen, transaksi bisa melonjak. Ada pengepul tarik tunai sampai ratusan juta dalam sehari. Di luar itu, warga rutin setor, tarik, bayar angsuran, bahkan buka rekening. Sekarang saya juga mulai ajak masyarakat bertransaksi lewat EDC,” ujar Syamsuardi.

Tidak hanya menjadi penyedia layanan keuangan, Syamsuardi juga menjadikan unit usahanya sebagai ruang belajar bagi pemuda lokal. Lulusan SMA yang baru menapaki dunia kerja diberinya kesempatan untuk magang, belajar melayani pelanggan, mengelola transaksi, hingga memahami tanggung jawab pekerjaan.

“Biar anak-anak ini terbiasa dengan dunia kerja sejak awal. Mereka bantu operasional sambil belajar langsung,” tambahnya.

Baca Juga: Raih Best Domestic Custodian Bank, BRI Catatkan Aset Rp1.500 Triliun dan Dominasi Pasar Kustodian Nasional

Selain menjadi agen BRI, Syamsuardi juga berperan sebagai penyalur pupuk bersubsidi. Kombinasi dua peran ini membuat kontribusinya semakin luas: membantu kelancaran usaha tani sekaligus memutar roda ekonomi lokal.

Dari sisi korporasi, Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menegaskan bahwa jaringan AgenBRILink adalah ujung tombak BRI dalam memperluas inklusi keuangan. Hingga akhir Juni 2025, jumlah AgenBRILink mencapai lebih dari 1,2 juta agen, tumbuh 22,60% secara tahunan (yoy), tersebar di 67 ribu desa di seluruh Indonesia.

“Total transaksi yang tercatat mencapai Rp843 triliun, naik 9,85% yoy. Ini bukti bahwa AgenBRILink berperan vital dalam membuka akses layanan keuangan hingga ke pelosok,” jelas Akhmad.

Baca Juga: BRI Raih 2 Penghargaan Tata Kelola Perusahaan ASEAN 2024, Komitmen Transparansi dan Keberlanjutan Diakui Internasional

Kisah Syamsuardi di Bontonompo adalah potret nyata bagaimana kehadiran AgenBRILink bukan hanya mempermudah transaksi, tetapi juga menumbuhkan ekonomi desa, memperluas pengetahuan finansial warga, dan menghubungkan petani dengan layanan perbankan modern tanpa harus pergi jauh.***

 Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X