“Nggak masalah kalau ada gangguan. Anjlok, sinyal eror, gangguan LLA, ataupun lainnya, kita bisa mengerti. Tapi kenapa informasi selalu disembunyikan atau telat dikasih tau? Apa susahnya sejak awal bilang Ada anjlok di titik X, semua perjalanan dialihkan/dibatalkan/terlambat,” tulis akun itu lagi.
Berdasarkan pengakuan akun X @AnkerTwiter, banyak penumpang yang tahu insiden ini bukan dari media sosial KCI, melainkan dari postingan anker lainnya yang ada di lokasi kejadian.
“Realitanya penumpang tahu soal anjlok bukan dari akun resmi KCI, tapi dari penumpang lain yang update foto/video di tempat kejadian,” cuitnya lagi.
Akun itu pun menyinggung ‘kebiasaan’ PT KCI setiap kali terjadi gangguan dalam operasional KRL.
“Ini bukan kejadian pertama. Hampir tiap kali ada gangguan, pola yang sama berulang: Info datang telat, Disampaikan setengah-setengah, Penumpang dibiarkan bingung dan panik di Stasiun,” tulis akun itu lagi.
Hal tersebut pun sangat disayangkan, mengingat KRL menjadi salah satu transportasi yang digunakan jutaan warga Jakarta dan sekitarnya dalam mobilitas sehari-hari.
“Jutaan orang bergantung pada KRL setiap hari. Informasi bukan cuma hak, tapi kebutuhan dasar. Telat kasih info=mengganggu aktivitas banyak orang,” cuit akun itu lagi.
Sebelumnya, PT KCI melalui akun X resminya @CommuterLine mengumumkan insiden anjloknya KRL KA 1189 di Stasiun Jakarta Kota pada Senin, 5 Agustus 2025.
Dalam informasi resmi tersebut, KAI Commuter menyebutkan adanya kendala dalam perjalanan KA 1189.
Sayangnya, pernyataan tersebut dianggap tidak jelas sehingga merugikan banyak pengguna KRL.
“Info awal terdapat kendala perjalanan KA 1189 (Bogor-Jakarta Kota di jalur 9 Stasiun Jakarta Kota dan saat ini masih dalam penanganna petugas. Kami imbau pengguna untuk tetap mengutamakan keselamatan dan ikuti arahan petugas,” begitu informasi yang disampaikan KAI Commuter dalam akun X-nya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Ternyata ini Alasan Dedi Mulyadi Bikin Kebijakan Larangan Study Tour, Begini Penjelasannya...
Berkaca dari Sidang Perceraian Andre Taulany, Benarkah Anak Kandung Tidak Diperbolehkan Jadi Saksi di Sidang Perceraian Orang Tua? Ini Penjelasannya
Menghadiri Peringatan Hari Lahir Pondok Pesantren Ora Aji yang Diasuh oleh Gus Miftah, Gibran Singgung Program Presiden dalam Pidatonya
Ngeri! Detik-Detik Mobil Pickap Terguling Akibat Sopir Ugal-Ugalan saat Membawa Rombongan Ibu dan Anak di Gowa Sulsel, Begini Kondisi Korban
Profil Silfester Matutina, Ketua Relawan Jokowi Terdakwa Kasus Fitnah Jusuf Kalla yang Belum Ditahan, Jadi Komisaris di BUMN?
Mahasiswa KKN UNEJ Gelar Kegiatan Edukasi dan Praktik Hidroponik Sederhana untuk Anak Usia Dini di SDN Locare 1
Di Tengah Kabar Miring Sound Horeg, Warga Kota Jember Rayakan HUT RI ke 80 dengan Tulisan Aspirasi Unik Pada Karnaval Budaya!