Kamis, 4 Juni 2026

UMKM Binaan BRI Unjuk Gigi di Singapura, Produk Cokelat Lokal Padang Dilirik Buyer Internasional

Photo Author
Zuhana Anibuddin Zuhro, Sketsa Nusantara
- Senin, 28 Juli 2025 | 19:00 WIB
Bangkit dari pandemi, L’île Chocolate asal Padang buktikan UMKM bisa go internasional (Dok. BRI)
Bangkit dari pandemi, L’île Chocolate asal Padang buktikan UMKM bisa go internasional (Dok. BRI)


SketsaNusantara.id — Produk cokelat khas Sumatera Barat sukses mencuri perhatian dunia dalam ajang internasional FHA Food & Beverage 2025 di Singapura. Salah satu UMKM binaan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, yakni L’île Chocolate asal Padang, menjadi sorotan berkat inovasi produk unik yang mengangkat kekayaan lokal Indonesia.

UMKM yang digagas oleh pengusaha muda Priscilla Raisa Partana ini membawa konsep tree-to-bar, mengelola kakao secara mandiri dari hulu ke hilir di Sumatera Barat. Dengan melibatkan petani lokal dan memanfaatkan klon kakao lokal BL50 yang produksinya jauh lebih tinggi dari varietas biasa, L’île Chocolate berhasil menghadirkan produk premium bercita rasa khas Indonesia.

“Craft chocolate sedang naik daun di Indonesia. Kami merasa ini waktu yang tepat untuk memperkenalkan cokelat lokal ke pasar dunia,” ujar Priscilla.

Baca Juga: Bukan Sekadar Bersih-Bersih: Program BRI dan Sungai Watch Ini Mampu Kurangi Emisi 9,79 Ton CO2 dari Sungai di Denpasar

Salah satu produk andalannya, chili chocolate cassava rocher, cokelat isi singkong balado. Kini menjadi daya tarik utama dan menuai respon positif dari pengunjung dan buyer mancanegara.

Pandemi COVID-19 sempat menjadi batu sandungan besar bagi L’île Chocolate. Sebelumnya, produk mereka sudah menjangkau pasar internasional seperti London dan wilayah Inggris lainnya. Namun, saat pandemi melanda, aktivitas ekspor terhenti total.

Priscilla menceritakan masa-masa kritis itu.

“Hampir semua buyer membatalkan pesanan. Kami berada di titik terendah. Tapi menyerah bukan pilihan," ungkapnya.

Baca Juga: Ajukan Kartu Kredit BRI Easy Card via Website Resmi, Dapat E-Voucher Rp100 Ribu dan Banyak Keuntungan Lainnya!

Ia pun memutar strategi dengan menguatkan pasar domestik, membangun basis pelanggan lewat kafe di Padang, hingga akhirnya kembali menarik minat pasar internasional.

Kini, produk mereka juga telah memasuki sektor Horeka (Hotel, Restoran, Katering), termasuk resort-resort di Bali dan Mentawai. Kesempatan mengikuti FHA Singapura menjadi momentum penting yang membuka akses terhadap pasar global berkualitas tinggi.

Keikutsertaan L’île Chocolate dalam ajang FHA Food & Beverage 2025 tak lepas dari peran aktif BRI dalam memberdayakan UMKM. Produk-produk yang ditampilkan dalam pameran dikurasi secara ketat oleh BRI bekerja sama dengan Atase Perdagangan Singapura, sehingga hanya UMKM terpilih yang dapat tampil.

Baca Juga: Anak SD Panen Kentang Sendiri di Hari Anak Nasional, BRI Bikin Edukasi Pertanian Jadi Seru

Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, menegaskan bahwa dukungan terhadap UMKM merupakan prioritas strategis perusahaan. “UMKM adalah tulang punggung ekonomi nasional. Kami terus mendorong mereka untuk naik kelas dan berdaya saing di pasar global,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa kisah sukses L’île Chocolate adalah contoh nyata bagaimana UMKM Indonesia bisa menjadi duta budaya lewat produk-produk unggulan yang dibina dan dikembangkan secara berkelanjutan.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X