SketsaNusantara.id - Proses pembangunan Masjid Roudlotul Musyawirin membuat gebrakan baru. Panitia pembangunan menerbitkan sertifikat donatur sebagai bentuk apresiasi.
Penyerahan sertifikat donasi ini diserahkan langsung ke masing-masing donatur di rumahnya. Panitia menyerahkan sejak hari Jumat 25 Juli 2025 hingga Minggu hari ini.
Masjid ini sendiri dibangun bersebelahan dengan Bendungan Semantok di Desa Sambikerep, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk. Proyek strategis nasional ini sudah diresmikan Presiden RI di akhir Desember 2022 lalu.
Panitia pembangunan masjid sudah dibentuk oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Rejoso. Direncanakan pembangunan masjid ini membutuhkan biaya Rp 16 milyar. Pelaksanaan pembangunan diperkirakan selama tiga tahun.
Kegiatan pemberian sertifikat donatur ini berdasarkan keputusan bersama panitia pembangunan Masjid Roudlotul Musyawirin bersama pengurus MWC NU Rejoso. "Ini sebagai bentuk apresiasi kepada para donatur agar lebih semangat dalam berdonasi dan bisa memancing donatur yang lain," ujar Wartijo, Wakil Ketua MWCNU Rejoso.
Guru SMK Pembangunan Talun ini mengaku menyerahkan sertifikat donatur dengan didampingi para relawan pembangunan masjid. "Semoga dengan disampaikannya sertifikat donatur ini mampu mendongkrak semangat dalam berdonasi," imbuhnya.
Baca Juga: Bikin Heboh! Toa Masjid Dianggap Mengganggu, Pendakwah Angkat Bicara: Dalilnya Jelas Sumbernya
Sukarji, salah satu donatur, mengaku berterima kasih atas apresiasi ini. "Semoga masjidnya cepat selesai agar segera bisa ditempati," ujar donatur asal Desa Wengkal ini.
Koordinator Relawan Pembangunan Masjid Aris Jatmiko mengakui donatur akan menerima sertifikat. "Diberikan kepada donatur sebesar lima juta rupiah ke atas," ujarnya.
Dia bersama tim sengaja mengantar langsung sertifikat kepada para donatur. "Ini sebagai bentuk apresiasi kepada donatur, agar lebih semangat lagi dalam berdonasi," imbuhnya.
Baca Juga: Rutinan Shalawat JASNU Iringi Peresmian Masjid Nurul Huda
Pembangunan Masjid Roudhotul Musyawirin ini diakui sebagai program unggulan MWCNU Rejoso. Donasi murni dari para anggota NU melalui kegiatan pengajian rutin maupun event-event tertentu yang digelar panitia.
"Termasuk sumbangan sukarela bagi mereka yang melewati pintu masuk gerbang Bendungan Semantok," pungkasnya.***
Artikel Terkait
Masjid Terbanyak di Jember Ada di Kecamatan Mana? Ini 5 Besar Wilayah dengan Tempat Ibadah Islam Terpadat
YouTube Masjid Jogokariyan Diblokir Gara-gara Dituding Berafiliasi dengan Ekstrimis, Netizen: Harusnya lewat ‘Ormas’
4 Akun Instagram Masjid Jogokariyan Diblokir Sepihak oleh Meta, Netizen Singgung Postingan saat Idul Adha 2025