Sementara produk palsu cenderung buram, cetakan tidak presisi, dan tanpa hologram.
“Kalian lihat, produk Qahira yang asli cetakannya itu bersih. Dan yang paling jelas, kalian coba lihat di gambar bangunannya. Yang palsu buram, Bang,” tegasnya sambil menunjukkan botol minyak.
Lebih lanjut, ia menyebut bahwa produk palsu juga tidak memiliki sertifikat keamanan yang biasanya disertakan dalam kemasan produk asli.
“Kalau rupanya sudah muncul sertifikat ini, berarti dia sudah aman,” ujarnya.
Salah satu indikator penting yang Ko Steve soroti adalah perbedaan aroma antara produk asli dan palsu. Ia menyebut bahwa minyak Qahira asli memiliki wangi herbal yang khas, sedangkan versi palsunya justru menyerupai aroma minyak urut Tiongkok.
Baca Juga: Sambut Wakil Menteri PPPA dan Wamen UMKM, Gus Fawait: Kalau Ada Kegiatan, Bikin di Jember Saja
“Ini benar-benar wangi herbal kayak ada jahe campuran ginseng,” katanya sambil mencium minyak asli.
“Tapi yang palsu ini sangat aneh. Ini wanginya wangi minyak Cina,” tambahnya.
Selain aroma, warna minyak juga menjadi pembeda signifikan. Dalam percobaan yang ia lakukan, warna minyak asli tampak kuning keemasan seperti warna minyak pada umumnya, sedangkan yang palsu berwarna hijau kecoklatan, menyerupai teh hijau.
Ko Steve tidak berhenti di perbedaan fisik semata. Ia juga mencoba langsung kedua minyak tersebut ke kulitnya.
Menurutnya, minyak asli memberikan sensasi hangat dan nyaman, sedangkan minyak palsu memberikan rasa perih yang tidak normal.
“Ini bakal sangat pedih di tangan gua,” ujarnya sambil mengoleskan minyak palsu ke lengan.
“Yang asli ini panasnya itu nggak panas nyemprik. Wanginya sangat wangi, seperti wangi tempat urut mahal gitu loh,”ucapnya memberikan penjelasan detail.
Unggahan Ko Steve ini langsung menuai reaksi dari warganet yang merasa resah atas maraknya produk palsu di pasaran.
Artikel Terkait
Viral di TikTok! Momen Anak SD Cewek Nemplok sama Mahasiswa KKN Cowok Berujung Digendong, Netizen: Menggatal sejak Dini
Dampak Jalur Gumitir Ditutup? Warga Jember Ramai Keluhkan Stok BBM hingga Gas LPG Makin Menipis di Berbagai Daerah
Macet Parah Pelabuhan Ketapang hingga Situbondo, Hiswana Migas Area Besuki: Stok BBM dan Elpiji Menipis
Rayakan HUT Ke-63, PWRI Gelar Senam Massal Bareng Bupati Jember Gus Fawait
Kelangkaan Bahan Bakar Terjadi di Sejumlah Titik, PT Pertamina di Jember Buka Suara