Kamis, 4 Juni 2026

Gus Miftah Bantu Kyai Zuhdi, Guru Ngaji yang Dipolisikan: Dari Penebusan Rp25 Juta hingga Hadiah Umrah

Photo Author
Nurul Huda, Sketsa Nusantara
- Senin, 21 Juli 2025 | 11:46 WIB
Raut gembira dari Pak Kyai Zuhdi menaiki motor yang diberikan oleh Gus Miftah. (Instagram/gusmiftah)
Raut gembira dari Pak Kyai Zuhdi menaiki motor yang diberikan oleh Gus Miftah. (Instagram/gusmiftah)

Mereka bekerja dengan penuh keikhlasan tanpa menuntut imbalan tinggi, namun kerap dipandang sebelah mata.

“Mereka itu orang-orang yang benar-benar mukhlis. Fee atau syahriah yang diterima tidak sepadan dengan ilmu dan tenaga yang mereka curahkan,” jelasnya.

Ia juga menyayangkan tindakan pelaporan terhadap guru diniyah hanya karena metode pembinaan, yang seharusnya dilihat sebagai wujud kepedulian dan kasih dalam mendidik.

“Begitu ringannya menilai guru ngaji, seolah mereka tak punya arti. Padahal tak mungkin Pak Kyai Zuhdi punya niat buruk atau ingin menyakiti,” tambah Gus Miftah.

Sebagai wujud kepeduliannya, Gus Miftah pun bersedia mengganti seluruh dana yang dikeluarkan oleh Kyai Zuhdi demi menyelesaikan perkara tersebut.

“Saya sudah niatkan, uang untuk bayar pelapor dan menyelesaikan masalah itu semua saya ganti. Ini sebagai tanda cinta saya,” ujarnya.

Di perjalanan menuju rumah Kyai Zuhdi, Gus Miftah juga sempat mampir ke dealer motor dan membeli satu unit sepeda motor sebagai sarana mengajar untuk sang kyai.

“Tadi saya lihat ada dealer motor, saya mampir dan beli motor buat Pak Kyai Zuhdi. Supaya bisa dipakai untuk mengajar,” katanya.

Tak berhenti di situ, Gus Miftah juga memberikan dua pilihan kepada keluarga Kyai Zuhdi: renovasi rumah atau pergi umrah. Istri Kyai Zuhdi memilih berangkat ke Tanah Suci bersama suaminya.

“Pingin umrah bareng bapak,” ucapnya lirih.

Gus Miftah pun mengabulkannya.

“Nanti saya yang memberangkatkan Pak Kyai dan ibu umrah,” tuturnya.

Tak hanya itu, ia juga memberikan uang tunai Rp10 juta kepada Pak Lurah untuk mentraktir orang-orang yang telah hadir dalam pertemuan Gus Miftah dan Pak Kyai Zuhdi.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X