Sabtu, 18 Juli 2026

Heboh Fenomena Awan Merah Bercabang Terlihat Seperti Langit Terbelah di Yogyakarta, Benarkah Pertanda Akan Terjadi Gempa Bumi? Begini Penjelasan BMKG

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 12 Juli 2025 | 19:15 WIB
Potret awan merah lurus memanjang bak langit terbelah sering dikaitkan dengan pertanda gempa bumi yang kembali terlihat di Gunungkidul, Yogyakarta (kolase Instagram/merapi_uncover/updatedisini)
Potret awan merah lurus memanjang bak langit terbelah sering dikaitkan dengan pertanda gempa bumi yang kembali terlihat di Gunungkidul, Yogyakarta (kolase Instagram/merapi_uncover/updatedisini)

BMKG Yogyakarta juga menjelaskan bahwa fenomena tersebut kemungkinan besar adalah awan lentikularis, jenis awan berbentuk lensa atau topi yang muncul di atas awan cumulus.

Terbentuknya awan lurus memanjang juga bisa juga merupakan jejak lintasan pesawat terbang yang membuang gas panas ke udara dingin yang terlihat seperti awan putih tebal memanjang lurus.

Baca Juga: Apa itu Strawberry Moon? Inilah 3 Fakta Menarik Fenomena Menakjubkan Bulan Purnama Merah yang Menghiasi Langit dan Dapat Diamati dari Indonesia

"Awan garis lurus yang memanjang dari barat ke timur diperkirakan terbentuk oleh lintasan pesawat, jadi tidak berkorelasi dengan terjadinya gempa bumi sebagaimana yang diisukan," ungkap BMKG dalam pers relase yang diunggah di situs resminya.

Selain itu, warna merah pada awan yang terlihat di Yogyakarta kemungkinan adalah fenomena optik karena adanya proses pembiasan cahaya matahari, apalagi awan ini muncul saat memasuki senja setelah matahari terbenam.

Awan merah bisa disebabkan oleh pembiasan cahaya matahari oleh partikel di atmosfer, terutama saat matahari berada rendah di ufuk barat.

Baca Juga: Viral, Warga Kolaka Heboh Melihat Sosok Bayangan Misterius Melayang Disinari Matahari, Fenomena Aneh Terekam Kamera Ternyata Cuma Fatamorgana?

Meskipun ada kekhawatiran dari sebagian masyarakat, BMKG mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik dan tidak mudah percaya pada kabar-kabar yang belum jelas sumbernya.

"Jangan mudah percaya hoaks dan mencari informasi yang valid terkait fenomena alam seperti ini, serta tidak terpengaruh oleh isu yang beredar tanpa mengetahui kejelasan sumbernya," pesan BMKG.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: bmkg.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X