Pihak KAI juga menegaskan bahwa kedua penumpang yang terkena dampak akan menerima kompensasi asuransi serta perawatan medis yang akan dilanjutkan di rumah sakit di Surabaya.
Untuk mencegah kejadian serupa, KAI berencana menambah patroli di titik rawan dan meningkatkan pengawasan keamanan, memasang kamera pengawas tambahan, serta menjalin koordinasi dengan aparat kepolisian dan masyarakat sekitar.
Atas kejadian ini, KAI menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan vandalisme demi keselamatan bersama.
KAI juga mengajak seluruh pihak untuk bekerja sama menjaga keamanan transportasi publik.
Dalam unggahan resminya, KAI menyatakan bahwa masyarakat diharapkan segera melaporkan segala bentuk tindakan mencurigakan melalui Contact Center 121 atau WhatsApp di 08111-2111-121.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Viral Suporter Indonesia Tak Tertib Naik Kereta di Jepang, Warganet Ingatkan Etika Transportasi Umum
Mulai 18 Juni 2025, Kereta Api Pangrango Tak Lagi Berhenti di Stasiun Bogor, Penumpang Diarahkan ke Stasiun Paledang Gunakan Jalur Khusus Ini
Libur Tahun Baru Islam 2025, Volume Penumpang Kereta Api di DAOP 9 Jember Tembus 45 Ribu
Investor China Kabur? Proyek Kereta Gantung Rinjani Senilai Rp2,2 T Resmi Batal
Jalan di Jalur Perlintasan Kereta Api Pecoro Terus Memakan Korban Kecelakaan! Komisi C DPRD Jember Desak BBPJN Segera Perbaiki